Home Nabire Provinsi Papua Tengah Diisi ASN 80% OAP, 20% Non OAP

Provinsi Papua Tengah Diisi ASN 80% OAP, 20% Non OAP

suroso  Sabtu, 6 Agustus 2022 12:18 WIT
Provinsi Papua Tengah Diisi ASN 80% OAP, 20% Non OAP

NABIRE - Sesuai pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI, menyangkut pengisian ASN pada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, akan diisi 80% ASN OAP dan sisanya 20% ASN non OAP. Demikian dikatakan Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si, saat memimpin apel bersama awal tahun, Senin (1/8/22) di halaman Kantor Bupati Nabire.

Bupati Mesak Magai mengajak semua ASN untuk semangat dalam bekerja dan amanah sesuai tugas dan fungsi sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire.

“Saya ajak kita sekalian untuk tunjukkan kualitas kita dan kinerja kita. Apalagi sekarang kita sudah dipercayakan sebagai ibukota Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.

Dengan telah disahkannya UU Provinsi Papua Tengah, kata dia, ada sejumlah ASN yang akan dialihkan ke Provinsi Papua Tengah. Hal ini sesuai arahan dan harapan pemerintah pusat dalam hal ini Mendagri RI.

“Ketika kami ketemu dan diskusi menyangkut ASN yang kita alihkan ke Provinsi Papua Tengah, jelas bahwa penekanan dari Mendagri adalah 80% harus orang asli Papua. Maka itu beberapa waktu lalu seluruh ASN yang ingin bergabung ke Provinsi Papua Tengah mungkin sudah mendata atau mendaftarkan diri sesuai dengan kelengkapan dan dokumen yang telah dibagikan beberapa waktu lalu,” ujarnya.  (modes)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan