Home Nabire Tak Sampai Sehari, Sat. Reskrim Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan EY

Tak Sampai Sehari, Sat. Reskrim Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan EY

suroso  Sabtu, 6 Agustus 2022 12:55 WIT
Tak Sampai Sehari, Sat. Reskrim Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan EY

NABIRE.- Dalam waktu kurang dari 24 jam, Kepolisian Resor Nabire melalui Satuan Reserse Kriminal, berhasil mengungkap kasus penemuan mayat berjenis kelamin perempuan yang di temukan pada Selasa (2/08) pagi di Jalan Pipit Kampung Kaliharapan Nabire. 

Dalam Pres Confrence Kapolres Nabire yang di laksanakan, Jumat (05/08) bertempat di Mapolres Nabire, Kapolres Nabire AKBP. I Ketut Suarnaya, S.I.K.,S.H yang di dampingi Wakapolres Nabire, Kompol. Ramadhona, S.H., S.I.K dan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire, AKP. Akhmad Alfian, S.I.K mengatakan, Kasus penemuan mayat berjenis kelamin perempuan di Jalan Pipit Kampung Kaliharapan, yang belakangan terbukti bahwa kasus tersebut adalah Tindak Pidana Pembunuhan yang juga sudah di tetapkan Tersangka dengan inisial YW (47). 

“jadi hari selasa pagi itu ada laporan dari masyarakat, bahwa ada penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, TKP di Jalan Pipit Kampung Kaliharapan pada Pukul enam pagi. Dan berdasarkan laporan tersebut, pihak Polres Nabire langsung bersama-sama dengan teman-teman Reskrim mendatangi TKP dan langsung melakukan penanganan di Tempat Kejadian Perkara dan melakukan olah TKP dan membawa jasad tersebut ke RSUD,”ungkapnya. 

Kata Kapolres, dari hasil identifikasi bahwa jasad tersebut berinisial EY (47) pekerjaan PNS Kabupaten Nabire. Kemudian, dari Satauan Reserse Kriminal membentuk Tim Khusus guna melakukan Penyelidikan yang lebih intensif dan dapat mengungkap dalang atau Pelaku dari kasus pembunuhan tersebut. Dari hasil penyelidikan tersebut, akhirnya membuahkan hasil dan terindetifikasi bahwa Pelaku atau Tersangka dari peristiwa tersebut adalah YW (47) yang juga merupakan PNS di lingkungan Pemda Nabire dan juga merupakan suami dari Korban EY (47). 

Lanjut Kapolres, dari hasil investigasi Sat.Reskrim Polres Nabire, telah di temukan sejumlah barang bukti di rumah Tersangka, yaitu Tas Korban berwarna coklat, HP yang telah di bungkus dengan plastik dan di temukan di tanam oleh Tersangka di garasi rumah, kemudian Kayu Balok berukuran 5 x 5 Cm dengan panjang 80 CM dan ujung  balok tersebut lancip, yang belakangan juga di temukan bercak darah di balok tersebut. 

Selain itu, Satuan Reskrim Polres Nabire juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa 1 unit Kendaraan Roda empat dan 2 unit kendaraan bermotor roda dua. Dan dari hasil keterangan Tersangka akhirnya dirinya mengakui bahwa Tersangka YW (47) yang melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Korban EY (47) yang juga merupakan istri Tersangka. 

“menurut keterangan Tersangka, awalnya sebelum peristiwa tersebut ada cek-cok mulut antara Tersangka dan Korban pada hari Senin pada Pukul 22.30 WIT, dan mungkin hal ini sudah sering terjadi antara Tersangka dan Korban. Kemudian, Korban EY (47) pergi dari rumah dengan mengendarai kendaraan roda dua, dan ketika Pelaku YW (47) tahu Korban EY pergi, akhirnya Pelaku bergegas menyusul korban dengan menggunakan Mobil,”tutur Kapolres.

“namun sebelum menyusul korban, Tersangka atau Pelaku berinisial YW (47) meniatkan diri mengambil sebuah balok kayu yang sudah di jadikan barang bukti, kemudian Pelaku menyusul korban dan Pelaku menemukan Korban di sekitar Pasar Oyehe, kemudian korban di buntuti melalui jalan merdeka, sampai ke Hotel Jepara belok kiri menuju jalan Pipit Kampung Kaliharapan dan sampailah di TKP. Kemudian, Pelaku memepet kendaraan korban dan korban terjatuh, dan disitulah Korban di habisi oleh Tersangka dengan menggunakan kayu balok tadi, dengan cara memukul kepala Korban sebanyak dua kali,”kata, Kapolres. 

Selanjutnya, Kapolres mengatakan bahwa setelah menghabisi korban, Pelaku YW (47) mengambil kantong plastik dari saku celananya dan menutup Kepala Korban, setelah itu Pelaku membuka jok motor korban dan mengambil Tas Korban dan membawa pulang Tas tersebut ke rumah Pelaku. Dan Pelaku juga sempat menggunakan Motor pada pukul 03.00 dini hari ke TKP untuk mengecek TKP. Dan pada Selasa Pagi Pukul 06.00 berdasarkan laporan masyarakat ada penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, dan dalam waktu kurang dari 1 kali 24 jam, Satuan Reserse Kriminal Poles Nabire berhasil mengamankan Pelaku YW (47)  berikut barang buktinya.

Dari hasil ivestigasi dan berdasarkan keterangan Pelaku, Tersangka YW (47) di jerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan berencana denga  ancaman seumur hidup atau paling lama waktu tertentu 20 tahun, sedangkan untuk subsider Pelaku di kenakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara dan lebih Subsider 351 ayat 3 KUHP, ancaman maksimal 7 tahun penjara. (cad)


suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan