Home Papua Tengah Dinkes Biak Imbau Warga Tak Merokok Mencegah ISPA

Dinkes Biak Imbau Warga Tak Merokok Mencegah ISPA

suroso  Kamis, 29 September 2022 17:9 WIT
Dinkes Biak Imbau Warga Tak Merokok Mencegah ISPA

BIAK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengimbau warga tidak merokok untuk mencegah munculnya penyakit tidak menular infeksi saluran pernapasan akut (ISPA,).

"Kebiasaan orang yang merokok menjadi dominan mengakibatkan penyakit ISPA," ujar Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Biak Ruslan Epid di Biak, Rabu.

Ruslan menyebut, ISPA adalah peradangan di saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga paru-paru.

Penyakit ISPA terjadi, menurut Ruslan, akibat paparan bahan kimia asetaldehida dalam asap rokok.

"Asetaldehida meningkatkan penyerapan bahan kimia berbahaya dari asap rokok ke dalam saluran pernapasan. Akibatnya, muncul gejala penyakit ISPA," katanya.

Ruslan menyebut, infeksi saluran pernapasan akut berupa batuk, bersin, hidung tersumbat, pilek hingga demam.

Diakui Ruslan, dalam asap rokok mengandung banyak bahan kimia berbahaya termasuk nikotin, tar, amonia, asetaldehida, naphthylamine, benzena dan hidrogen sianida.

Paparan asap rokok secara terus menerus dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan sel dan jaringan tubuh.

"Risikonya bukan hanya dialami oleh perokok aktif saja tapi warga yang tidak perokok bisa terpapar asap rokok,"ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Biak penyakit tidak menular menduduki peringkat pertama ISPA, hipertensi, stroke, jantung, diabetes dan sakit persendian. (ANTARA) 


suroso  Selasa, 30 Agustus 2022 23:28
Papua Dalam Permainan Sio (Persio) Penuh Korban
*) Oleh : Anton Agapa (TOA)
suroso  Selasa, 4 Oktober 2022 0:21
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star
Penulis Christina Meylani Selina Rumpaidus

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan