Home Papua Tengah Polisi Kembali Evakuasi 3 Korban Hilang Pasca Kerusuhan Dogiyai

Polisi Kembali Evakuasi 3 Korban Hilang Pasca Kerusuhan Dogiyai

suroso  Kamis, 17 Nopember 2022 9:4 WIT
Polisi Kembali Evakuasi 3 Korban Hilang Pasca Kerusuhan Dogiyai

DOGIYAI - Personel gabungan kembali menggelar pencarian dan berhasil mengevakuasi 3 korban hilang pasca kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Dogiyai beberapa hari lalu, Selasa (15/11/2022).

Proses pencarian tersebut dipimpin langsung Kapolres Dogiyai didampingi beberapa PJU Polda Papua diantaranya Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH.

Kabid Humas mengatakan, pada saat pihaknya melakukan pencarian, sekitar pukul 12.00 WIT mendapati informasi bahwa terdapat salah satu korban yang merupakan sopir atas nama Apus, berada di Kabupaten Deiyai dan sedang mengamankan diri di Polres.

“Mendengar hal tersebut, kami kemudian segera menuju ke Kabupaten Deiyai untuk memastikan dan juga menjemput korban,” ucapnya.

Ia menyampaikan, setelah pihaknya tiba di Polres Deiyai, kemudian berkoordinasi dengan personel Polres untuk mengevakuasi salah satu korban yang mengamankan diri di Polres Deiyai.

“Setelah kami berkoordinasi, ternyata benar bahwa seorang sopir saat ini sedang mengamankan diri di Polres Deiyai dalam keadaan selamat. Kemudian kami mengevakuasi korban untuk dibawa ke Polres Dogiyai. Dan untuk 2 korban lainnya diserahkan oleh tokoh masyarakat yang diterima oleh Kapolres yang didampingi Kasatgas Tindak Satgas Ops Damai Cartenz,” ungkap Kabid Humas.

Pihaknya tiba di Polres Dogiyai sekitar pukul 16.30 WIT kemudian korban dikumpulkan bersama masyarakat lainnya yang masih berada di Polres Dogiyai.

“Kami ketahui bahwa saat ini masih ada 1 orang karyawan yang belum ditemukan, yakni atas nama Joni Lumbah. Kami akan terus melakukan pencarian untuk mencari keberadaan korban hilang,” jelasnya Kamal di Mapolres Dogiyai.(wan)


suroso  Selasa, 30 Agustus 2022 23:28
Papua Dalam Permainan Sio (Persio) Penuh Korban
*) Oleh : Anton Agapa (TOA)
suroso  Selasa, 4 Oktober 2022 0:21
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star
Penulis Christina Meylani Selina Rumpaidus

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan