Home Nabire Sudah Ada SKPP Tapi Puluhan Guru SMA/SMK Sudah 6 Bulan Belum Terima Gaji

Sudah Ada SKPP Tapi Puluhan Guru SMA/SMK Sudah 6 Bulan Belum Terima Gaji

suroso  Rabu, 24 Mei 2023 8:15 WIT
Sudah Ada SKPP Tapi Puluhan Guru SMA/SMK Sudah 6 Bulan Belum Terima Gaji

NABIRE - Sejak awal tahun 2023, status kepegawain para guru SMA dan SMK telah dikembalikan ke masing–masing kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Papua. Dengan sebuah surat sakti yang disebut dengan Surat Keputusan Pengembalian Pegawai (SKPP). Namun dengan pengembalian para pahlawan tanpa tanda jasa ini, ternyata tidak semuanya dapat menerima haknya berupa gaji dan tunjangan penghasilan lain.

Hingga saat ini memasuki 6 bulan berjalan, terhitung ada 46 orang guru SMA dan SMK termasuk 2 orang pengawas bidang SMA dan SMK yang juga sampai saat ini tidak menerima gaji seperti para pegawai atau guru lainnya.

Sehingga dengan belum jelasnya 46 orang tenaga pendidik dan kependidikan ini membuat mereka dalam tugas kesehariannya tidak bisa dilaksanakan dengan baik. Karena terbentur biaya angkutan maupun serta biaya kebutuhan hidup sehari-hari.

“Pengembalian status guru SMA dan SMK ke masing–masing kabupaten bukan menyelesaikan masalah, tetapi menambah masalah saja,” ujar Kepala Sekolah SMK Parawisata yang juga Wakil ketua MKKS tingkat SMK, Alfius Gandeguai, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (22/5/23).

Lanjut Gandeguai, pada awal pengembalian status, para guru SMA dan SMK ternyata juga bermasalah. Tidak semua guru terima SKPP, dan berjalannya waktu akhirnya yang tersisa bisa dapat menerima SKPP.

Lebih tepat pada tanggal 8 April 2023, para guru sebanyak 46 orang ini menerima SKPP. Dan dijanjikan pada awal bulan Mei sudah bisa menerima gaji. Tetapi sampai saat ini juga belum ada berita dan informasi yang pasti.

Sehingga baru lagi muncul informasi bahwa gaji 46 orang guru SMA dan SMK yang tersisa akan menerima gaji di bulan Juli. Untuk itu diharapkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar tidak lagi tunda-tunda pemberian hak para guru ini.

Dan selaku guru menlai dengan adanya pengembalian status guru SMA dan SMK ke masing-masing kabupaten, sesungguhnya bukan meringankan beban sekolah. Tetapi justru membuat semua menjadi rumit dan menambah masalah yang berkepanjangan yang tak ada ujung jalan keluarnya.

Diharapkan agar kedepan tidak ada lagi janji-janji palsu bagi para guru. Karena guru tidak mengajar ilmu palsu bagi peserta didik. Dengan keterlambatan penerimaan gaji yang sudah terhitung setengah tahun ini membuat guru kurang semangat menjalankan tugas melayani peserta didik. (des)


suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan