Home Nabire Pemprov Papua Tengah Sudah Siap Sambut MRP

Pemprov Papua Tengah Sudah Siap Sambut MRP

suroso  Senin, 24 Juli 2023 7:21 WIT
Pemprov Papua Tengah Sudah Siap Sambut MRP

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyatakan sudah siap untuk kehadiran anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah. Kesiapan itu diantaranya soal kesiapan kantor MRP, anggaran honor MPR, bahkan fasilitas seperti kendaraan unsur pimpinan pun sudah disiapkan.

Hal ini seperti ditegaskan Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Rubka Haluk, S.Sos, MM, kepada awak media, seusai melantik pejabat pimpinan tinggi pratama Papua Tengah, 17 Juli 2023 lalu di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah.

Terkait dengan tahapan seleksi MRP, kata Pj Gubernur Ribka Haluk, telah dilakukan uji publik yang merupakan tindak lanjut surat dari Kemendagri. Melalui uji publik yang dilakukan sudah ada beberapa masukan. Dirinya juga sudah meminta baik itu kepada Pansel maupun Panwas untuk membedah semua masukan dari uji publik.

Setelah daftar sesuai uji publik dinaikan oleh Pansel, kata Pj Gubernur Ribka Haluk, dirinya juga akan melihat kembali apakah daftar yang diajukan sudah benar atau belum. 

“Saya akan lihat kembali, apakah ini sudah benar atau tidak saya akan lihat kembali, dan saya akan uji juga. Untuk selanjutnya akan kita ajukan ke Kemendagri untuk disahkan,” tuturnya.

Terkait dengan seleksi anggota MRP, tutur Pj Gubernur Ribka Haluk, tidak mungkin mengakomodir semua. Sama seperti pertandingan, pasti akan ada calon yang tereliminasi.


Sayangkan Walk Out


Pj Gubernur Ribka Haluk juga meyayangkan aksi walk out dari salah satu perwakilan agama. 

“Terkait polemik yang sesungguhnya terjadi khusus dari usur agama dari katolik, ini memang saya pikir tahapan, prosedur dan mekanisme sudah dilaksanakan oleh Pansel dan Panwas. Pemerintah hanya fasilitasi saja. Sesungguhnya itu hak ada dalam keputusan musyawarah tertingi. Kalau dalam pelaksanaan musyawarah tidak berhasil, maka harus voting,” tuturnya.

Kata dia, yang terjadi waktu lalu, khusus unsur agama, dalam pelaksanaan musyawarah itu dari perwakilan katolik walk out. Menurut Pj Gubernur Ribka Haluk, hal itu tidak boleh sebenarnya. Harus ada disitu untuk mempertahankan argument, menyajikan data, dasar dan kembali kepada kelompok-kelompok agama dan musyawarah. 

“Saya pikir itu bisa diatur diantara mereka. Hanya saja yang diutus ini walk out. Sudah dua kali walk out. Setelah musyawarah, difasilitasi, itupun walk out. Musyawarah tidak bisa diintervensi, Pansel juga tidak bisa intervensi. Hasil kerja seperti itu,” ujarnya. (ros)


suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan