Home Nabire Pemprov Papua Tengah Salurkan Bantuan Bencana Puncak

Pemprov Papua Tengah Salurkan Bantuan Bencana Puncak

suroso  Rabu, 26 Juli 2023 22:46 WIT
Pemprov Papua Tengah Salurkan Bantuan Bencana Puncak

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyalurkan bantuan terhadap korban bencana kekeringan/hujan es di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi Kabupaten Puncak. Bantuan secara simbolis telah diserahkan oleh Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM kepada perwakilan dari warga terdampak bencana, Rabu (26/7/23), di Kantor Dinas Sosial Papua Tengah. Bantuan yang sudah disiapkan Pemprov Papua Tengah diantaranya beras 14 ton, mie instan sebanyak 35.112 bungkus, garam 35.112 bungkus, micin sebanyak 2.508 bungkus, minyak goreng sebanyak 2.508, telur 35.112 butir, selimut 200 lembar, jaket 200 lembar.

Kepada awak media, Plh. Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar H. Damanik, S.STP, MM, mengatakan, Pemprov Papua Tengah sangat konsen untuk segera membantu ke titik lokasi bencana di dua distrik itu. 

“Kalau kemarin kita mendorong sampai ke Sinak atau Ilaga, mungkin dari minggu lalu sudah bisa kita dorong. Tapi itu juga tidak menyelesaikan masalah karena dari Ilaga atau Sinak masuk ke Agandugume menjadi persoalan berikutnya. Jadi kita sangat hati-hati untuk menentukan langkah. Dan sampai kemarin ada beberapa maskapai yang siap di Nabire dan Wamena untuk droping bantuan ke lokasi,” tuturnya.

Pihaknya berterima kasih kepada pendeta yang sudah serahkan surat pernyataan bahwa kondisi disana masyarakat siap mengamankan. 

“Itu menambah rasa percaya diri bagi kami juga maskapai-maskapai yang akan kami gunakan untuk segera mendroping bantuan. Mudah-mudahan besok sudah tidak molor lagi bisa dieksekusi,” tuturnya.

Disinggung soal bantuan dari banyak pihak termasuk dari Kemensos yang salah satunya berupa makanan siap saji yang saat ini masih ada di Timika, kata dia, ini semua menunggu untuk masuk ke lokasi sasaran. 

“Kami mencoba saat ini dari pihak gubernuran yang mau langsung masuk ke dua distrik itu. Kalau ini lolos dan bisa, saya rasa semua bisa sekaligus masuk. Jadi menerobos yang pertama ini dari pihak ibu gubernur Papua Tengah sedang mencari terobosan untuk bisa langsung masuk ke tempat sasaran, ujarnya.

Plh. Sekda Anwar Damanik juga sempat menyinggung soal anggaran yang digunakan untuk kepentingan ini. Kata dia, sumber dana yang digunakan berasal dari belanja tak terduga. Ada 3 kategori, dari tanggap darurat, bantuan sosial yang tidak bisa direncanakan sebelumnya, dan keperluan mendesak. 

Sementara itu, Kadinsos Papua Tengah,  Nenu Tabuni kepada awak media menjelaskan, bagaimana agar bantuan ini bisa segera sampai kita sudah koordinasi dengan beberapa maskapai yang ada di Nabire. Kata dia, ada 3 maskapai yang bisa membantu, sekarang sedang koordinasi.

“Ada satu helikopter dari Wamena mereka siap bantu kami, besok bama sudah masuk itu informasi dari direktur penerbangan helikopter. Oleh karena itu berapa pun dari Jayawijaya akan membantu,” tuturnya.

Lanjut dia, dari Nabire ke Agandugume sedang dikoordinasikan. Diharapkan besok atau lusa sudah bisa distribusi bantuan yang sudah disiapkan dari Pemprov Papua Tengah supaya bisa sampai di Distrik Agandugume. 

“Banyak pihak kawatirkan baik itu dari pihak penerbangan, mereka takut masuk ke Distrik Agandugume. Tapi sebenarnya di Distrik Agandugume sangat aman. Karena saya bersama pendeta tadi sudah koordinasi dengan masyarakat dua distrik yaitu mereka menerima bantuan dari Pemkab Puncak datang di distrik yang terdekat yaitu Distrik Sinak, lalu kami telepon mereka kembali di Distrik Agandugume supaya mereka jaga lapangan tersebut agar kami bisa mendarat dengan aman. Kami dapat informasi dari warga sebenarnya Distrik Agandugume itu sangat aman, tidak ada gangguan apa-apa. Tapi kami tetap koordinasi dengan aparat keamanan juga pihak-pihak terkait terutama pihak Pemkab Puncak, karena mereka juga memberikan bantuan tapi hanya sampai distrik terdekat yakni di Distrik Sinak belum bisa masuk ke Agandugume,” paparnya.

Dikatakan Nenu Tabuni, pihaknya berkeinginan bagaiman caranya agar bantuan dari Pj Gubernur Papua Tengah bisa sampai di Distrik Agandugume dan Lambewi. 

“Karena masyarakat telepon melalui saya, mereka mau supaya kepala dinas sosial sampaikan kepada ibu gubernur agar bantuan harus turun di lapangan. Jadi kita kejar itu penerbangan yang bisa bantu kami, besok ada helikopter dari Jayawijaya ini bisa masuk ke Agandugume. Kita pakai dua rute baik dari Nabire langsung ke Agandugume atau di Distrik Sinak, yang berikut kita pakai dari Wamena dia akan membantu kami besok lusa sudah masuk,” tuturnya. (ros/rob)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan