Home Papua Tengah Kebun Diterjang Longsor, Warga Bomehotogo Butuh Batuan Pemerintah

Kebun Diterjang Longsor, Warga Bomehotogo Butuh Batuan Pemerintah

suroso  Selasa, 26 September 2023 7:25 WIT
Kebun Diterjang Longsor, Warga Bomehotogo Butuh Batuan Pemerintah

NABIRE – Curah hujan tinggi memicu terjadinya longsor yang menerjang sejumlah petak kebun ubi-ubian, sayur-sayuran dan buah-buahan milik warga Jemaat Galilea Bomehotogo, Kampung Kegata, Distrik Piyaiye, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. Hal ini seperti disampaikan salah seorang warga sekaligus Gembala Jemaat Galilea Bomehotogo, Gembala Marbel Kegou pekan kemarin di Nabire.

Dikatakan Marbel Kegou, berapa hari lalu kebun ubi-ubian, sayur-sayuran dan buah-buahan dan jenis tanaman lainya terkena longsor akibat curah hujan deras yang terjadi pada malam harinya.

”Karena daerah kampung kami berada di pinggir Sungai Adai sehingga hasil kebun tanaman tersapu bersih terbawa longsor hingga kami mengalami kelaparan. Jika orang-orang yang peduli rasa kemanusian terhadap kami mohon dibantu berupa bahan makan beras, supermi, garam, minyak dan lain sebagainya. Karena kami tidak bisa menahan kelaparan. Sekali lagi diharapkan atas partisipasi dukungan moril dan doa berupa bahan makanan musti diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya. (modes)


suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan