NABIRE - Bertempat di gedung GKII Kingmi Jemaat Eklesia Enarotali Kabupaten Paniai, Kamis (14/11/23) Pukul 10.00 WIT Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Papua Tengah menggelar Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi (Polhuksosek). Sosialisasi diikuti 245 peserta dari Kabupaten Paniai, Dogiyai dan Deiyai yang dipusatkan di Enarotali, Kabupaten Paniai. Sosialisasi dibuka oleh Pj. Gubernur Provinsi Papua Tengah, DR. Ribka Haluk, S.Sos., MM yang diwakili Sekretaris Dinas Sosial P3A Provinsi Papua Tengah, Okctovina Woromboni, S.Sos yang ditandai dengan pemukulan tifa.
Dalam sambutan tertulis Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, DR. Ribka Haluk, S.Sos., MM yang dibacakan Sekretaris Dinsos P3A Provinsi Papua Tengah mengatakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan suatu kunci keberhasilan pembangunan, dengan mempertimbangkan keberagaman aspirasi dan cara pandang seluruh kelompok masyarakat.
Kata dia, pembangunan menuntut partisipasi dan strategi yang mampu menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai pelaku pembangunan. Berdasarkan data yang ada, yaitu dari jumlah penduduk Indonesia sekitar 237,5 juta jiwa, terdapat jumlah perempuan sebesar 49,9%. Hal ini menunjukkan di negara Indonesia, perempuan merupakan aset dan potensi bangsa yang dapat memberikan kekuatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara apabila diberdayakan secara maksimal.
"Hari ini kita di Provinsi Papua Tengah memiliki panutan seorang pemimpin perempuan, yaitu ibu Pj. Gubernur Papua Tengah yang notabene seorang perempuan asli Papua yang pertama menduduki jabatan sebagai gubernur. Dengan kemampuan yang dimiliki, ibu gubernur dipandang cakap dan mampu mengimbangi para pemimpin laki-laki di daerah otonomi baru lainnya. Hal ini menyatakan kepada kita semua bahwa perempuan di Papua Tengah pasti bisa mengambil bagian penting dalam pembangunan di daerah," ungkapnya.
Menurutnya, bidang politik adalah fondasi negara Indonesia. Dengan melibatkan perempuan dalam politik, dapat dipastikan suara perempuan didengar, kepentingan mereka diwakili, dan kebijakan yang dihasilkan mencerminkan keberagaman masyarakat kita. Perempuan di politik membawa perspektif yang berbeda, menginspirasi perubahan, dan membantu membangun masyarakat yang lebih inklusif.
Selain itu, di bidang hukum, perempuan berperan penting dalam memastikan keadilan dan perlindungan hak asasi manusia. Dalam peran sebagai hakim, pengacara, dan advokat, perempuan telah membuktikan kemampuan mereka untuk memberikan kontribusi berharga dalam memastikan sistem hukum yang adil dan efisien. Sosial adalah tempat di mana nilai-nilai kemanusiaan diwujudkan. Perempuan berperan penting dalam mempromosikan persatuan, toleransi, dan keadilan sosial. Dalam peran sebagai pendidik, pekerja sosial, dan aktivis,perempuan telah berjuang untuk perubahan sosial yang lebih baik, mengilhami generasi mendatang.
Kata gubernur, di dunia ekonomi, partisipasi perempuan sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Meningkatnya keterlibatan perempuan dalam dunia kerja membawa dampak positif pada produktivitas dan inovasi. Kita harus memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam karier dan peluang bisnis.
"Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap dari kegiatan ini agar dapat dicapai tujuan peningkatan pengetahuan dan pemahaman yang kritis, penguatan kapasitas organisasi perempuan, dan peningkatan kapasitas SDM perempuan di provinsi Papua Tengah, sehingga dapat lahir perempuan-perempuan dari Papua Tengah yang berperan aktif dalam berbagai bidang, baik bidang politik, hukum, sosial, maupun ekonomi," pungkasnya. (cad)