Home Nabire Timsel KPU Zona II Tanggapi Protes Atas Pengumuman Hasil Seleksi

Timsel KPU Zona II Tanggapi Protes Atas Pengumuman Hasil Seleksi

suroso  Senin, 4 Desember 2023 8:18 WIT
Timsel KPU Zona II Tanggapi Protes Atas Pengumuman Hasil Seleksi

NABIRE – Tim Selksi (Timsel) KPU Zona II yang membawahi 4 kabupaten yakni Kabupaten Paniai, Mimika, Intan Jaya dan Deiyai, memberikan tanggapan atas protes yang dilayangkan sejumlah pihak terkait pengumuman hasil seleksi tertulis dan tes psikologi. Tanggapan atas protes disampaikan oleh Ketua Timsel, Oni Dendegau, didampingi Sekretaris Timsel, Naor Maiseni, dan ketiga orang anggota Timsel masing-masing Amon Tipigau, Andi Nahar Nasada, dan Kamaruddin di Hotel Nusantara, Sabtu (2/12/23).

Dikatakan Ketua Timsel, Oni Dendegau, pengumuman nomor 03/TIMSELKK-GEL.10-Pu/03/94/2023 tentang hasil seleksi tertulis dan tes psikologi bakal calon anggota KPU Kabupaten Paniai, Mimika, Intan Jaya Dan Deiyai Periode 2024-2029. Berdasarkan Berita Acara Tim Seleksi Nomor : 11/TIMSELKK-GEL.10-BA/03/94/2023, tanggal 29 November 2023 tentang Penetapan Hasil Seleksi Tertulis dan Psikologi Bakal Calon Anggota KPU Kabupaten Deiyai, KPU Kabupaten Intan Jaya, KPU Kabupaten Mimika dan KPU Kabupaten Paniai Periode 2024-2029, Bakal Calon yang lulus Seleksi Tertulis dan Tes Psikologi, berhak mengikuti tahapan seleksi.

“Timsel sudah menetapkan hasil seleksi tes tertulis dan psikotes dan pleno penetapan 20 besar pada tanggal 29 November 2023 dan pleno pengumuman tanggal 30 November 2023,” ujar Oni Dendegau.

Atas pengumuman itu, kata Oni, ada sejumlah pihak yang mempersoalkan kenapa dalam lembar pengumuman tanda tangan yang dibubuhkan adalah hasil scan dan bukan tanda tangan basah. Selain itu juga dipertanyakan soal lembar pengumuman yang ditandatangani hanya oleh ketua dan sekretaris Timsel.

Dijelaskan Ketua Timsel, Oni Dendegau, dokumen hasil seleksi tertulis dan tes psikologi bakal calon anggota KPU disampaikan langsung ke KPU RI. Selain itu ada juga lembar dokumen itu yang harus diumumkan kepada khalayak. Untuk kepentingan-kepentingan ini, kata dia, lembar yang digunakan adalah hasil scan dari dokumen asli yang tentu saja ada tanda tangan basah.

“Untuk dikirim ke KPU RI maupun untuk diumumkan itu adalah dokumen pdf hasil scan dari dokumen asli yang tentu saja bertandatangan basah. File yang kita upload itu dokumen hasil scan, karena tidak mungkin mengupload file asli. Dari file asli dijadikan file pdf dulu dengan cara discan dan selanjutnya diupload,” ujar Ketua Tim Seleksi, Oni Dendegau.

Menanggapi lembar pengumuman hanya ditandatangani oleh ketua dan sekretaris Timsel, Oni menjelaskan, untuk lembar berita acara hasil pleno ditandatangani oleh kelima orang Timsel. Sementara untuk lembar dokumen yang diumumkan, sesuai aturan tata naskah dinas, ditandatangani hanya oleh ketua dan sekretaris Tim Seleksi. Dan dokumen itu sah sesuai aturan.

Ditambahkan sekretaris Tim Seleksi, Naor Maiseni, dokumen untuk diumumkan kepada khalayak itu adalah file hasil scan dari dokumen asli. Dokumen asli dengan tanda tangan basah mejadi arsip bagi Tim Seleksi. Dan dokumen untuk pengumuman itu memang sesuai aturan hanya cukup ditandatangani oleh ketua dan sekretaris Tim Seleksi. 

“Ini bukan berarti ada pihak yang bermain dan sebagainya,” ujar dia.

Lanjut Naor Maiseni, Timsel KPU Zona II memabwahi 4 kabupaten, kita ikuti aturan yang ada. Peserat lolos CAT dan psikotes itu yang diumumkan 20 besar. 

“Kita tidak bermain dan lain-lain, tapi memang sesuai hasil mereka itu yang kita umumkan,” ujarnya.

Anggota Timsel, Amon Tipigau, menambahkan, tes CAT digelar kurang dari 2 jam. Setelah mengerjakan soal CAT, para peserta langsung mengetahui nilainya masing-masing, sementara Timsel belum langsung mengetahui. Sehingga apa yang diumumkan itu merupakan hasil dari peserta masing-masing dalam mengerjakan soal CAT. 

“Soal hasil pleno, dalam berita acara kelima anggota Tim Seleksi sudah tandatangan semua. Hanya saja untuk dokumen yang diumumkan hanya perlu ditandatangani oleh ketua dan sekretaris Tim Seleksi,” kata Amon yang juga diamine oleh anggota Timsel lainnya, Andi Nahar Nasada dan Kamaruddin. 


Semua Warga Punya Hak yang Sama


Ditambahkan Ketua Timsel, Oni Dendegau, hari ini ada sebagian pihak yang ingin beraudiensi. Seperti misalnya ada aspirasi dari Timika yang menyampaikan mengharuskan meloloskan orang dari Suku Amungme dan Kamoro saja.

“Saya tegaskan, Timika bagian dari NKRI. Tidak dibatasi kepada siapapun dia, siapapun dia warga NKRI yang ikut tes dan jika nilainya lolos maka dia juga bisa lolos. Dan jika warga Amungme dan Kamoro tidak ikut tes ya tidak bisa dipaksakan. Semua warga punya hak yang sama, baik itu suku lokal maupun warga pendatang,” ujarnya.


Pemeriksaan Kesehatan


Selanjutnya bagi peserta yang lolos 20 besar, selanjutnya akan mengikuti pemeriksaan kesehatan (Rikkes). Jadwal Rikes KPU hari pertama pada tanggal 4 Desember 2023 di Provinsi Papua Tengah, kelompak pertama yang terdiri dari Kabupaten Deyai 20 orang dan Kabupaten Intan Jaya 20 orang, pukul 07.30 WIT melaksanakan Rikkes di RSUD Nabire dengan materi Rikes, Laboratorium, USG Abdomen, Foto Torax, IKG (Jantung), THT dan Audiometri. Dengan catatan pada malam Senin atau malam tanggal 4 Desember 2023 pukul 10.00 WIT sudah mulai melaksanakan puasa untuk pemeriksaan Lab dan USG abdomen. Para peserta diwajibkan membawa fotocopy KTP 2 lembar.

Kelompok kedua yang terdiri dari Kabupaten Timika 20 orang dan Kabupaten Paniai 20 orang, pukul 07.30 WIT melaksanakan Rikkes fisik di Polkes 17.09.03 Nabire (Polban) di Jalan Frans Kaisepo Depan Kantor Pelni    Nabire, dan sudah memakai celana pendek sudah dilapis dengan celana panjang. Pukul 13.00 WIT melaksanakan tes tertulis kesehatan jiwa. Catatan membawa Pensil 2B, alat peruncing pinsil, membawa papan tulis atau papan alas tulis, membawa polpen, membawa Pas Foto 4 X 6 sebanyak 2 lembar. (ros)


suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Pengumuman Hasil Tertulis Psikologi
suroso  Jumat, 1 Desember 2023 0:2
DPRD Deiyai Gelar Rapat Paripurna
suroso  Rabu, 29 Nopember 2023 0:28
Masalah Topo Damai, 2,3 M Tanda Selesai
suroso  Kamis, 14 Desember 2023 8:45
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan