Home Nabire Gubernur Papua Tengah Melantik Pimpinan MRP-PT

Gubernur Papua Tengah Melantik Pimpinan MRP-PT

suroso  Sabtu, 3 Februari 2024 13:17 WIT
Gubernur Papua Tengah Melantik Pimpinan MRP-PT

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melakukan pelantikan terhadap pimpinan Majelis Rakyat Papua Tengah (MRP_PT) masa jabatan Tahun 2023-2028. Kamis 01 Januari 2024 Pelantikan sumpah dan janji pimpinan MRP-PT dipimpin Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,MM, Nabire.


Adapun yang menjadi Ketua MRP-PT yakni Agustinus Anggaibak, S.M, Wakil Ketua I Paulina Marey dan Wakil Ketua II Domclay Matheus Wakerwa, BA. Turut hadir dalam pelantikan Forkopimda Papua Tengah, Kepala SKPD Papua Tengah dan Forkopimda Kabupaten.


Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM mengatakan pengambilan sumpah janji ini merupakan moment bersejarah bagi Provinsi Papua Tengah, karena ini adalah pelantikan pimpinan MRP-PT yang pertama kali. Maka dari itu ia berharap kepada seluruh anggota MRP-PT untuk dapat menampilkan cara hidup orang asli Papua yang berbudaya luhur serta arif bijaksana.


“Saat ini yang mulia anggota MRP-PT adalah cerminan bagi masyarakat asli Papua di depan seluruh masyarakat Nusantara hingga mancanegara, serta yang paling penting ialah menjadi panutan dan contoh bagi seluruh generasi muda di Tanah Papua secar umum dan Papua Tengah secara khusus,” ungkapnya.
Ribka Haluk mengingatkan dalam amanat UU Otsus, MRP-PT memilki tugas untuk mempertahankan dan memelihara keutuhan NKRI dan mengabdi kepada rakyat Provinsi Papua Tengah. Lalu mengamalkan Pancasila dan UU Dasar 1945 serta menaati segala peraturan UU.


“Selain itu juga MRP-PT memiliki tugas membila pelestarian penyelenggaraan kehidupan adat dan budaya asli Papua. Terakhir membina kerukunan kehidupan beragama serta mendorong pemberdayaan perempuan,” tegasnya.
Akan tetapi, lanjut Ribka Haluk, salah satu tugas penting dibentuknya anggota MRP yaitu untuk menjaga dan meningkatkan harkat martabat, serta memperjuangkan hak-hak Orang Asli Papua, baik dibidang ekonomi, politik, maupun sosial budaya.


“Untuk mewujudkannya tentu dibutuhkan sinergi dan kesepahaman antara pemerintah daerah provinsi/kabupaten, MRP, DPR Provinsi/Kabupaten. Sehingga dengan bersinergi kita bisa memperjuangkan hak-hak orang Papua,” lugasnya.
Ribka Haluk berpesan kepada seluruh anggota MRP-PT untuk menjadi satu dan memiliki kekompakan dalam melaksanakan tugas. Ia mengingatkan kata sebutan Mulia kepada anggota MRP-PT yang artinya kedudukan yang tinggi, sehingga hal ini benar-benar dijaga.


“Saya pagi tadi membaca alkitab dan menemukan arti kata mulia, yaitu hanya disebutkan kepada Tuhan. Berbeda kami Gubernur, Bupati atau DPR, hanya disebut bapak/ibu yang terhormat. Namun negara memberikan hak Istimewa kepada MRP, yaknipada posisi yang dihormati, disegani dan dihargai kita semua. Namun saya ingin tolong jaga kehormatan ini, martabat ini dan kita menjadi contoh yang baik bagi masyarakat kita,” tuturnya.(rob)

suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Pengumuman Hasil Tertulis Psikologi
suroso  Jumat, 1 Desember 2023 0:2
DPRD Deiyai Gelar Rapat Paripurna
suroso  Rabu, 29 Nopember 2023 0:28
Masalah Topo Damai, 2,3 M Tanda Selesai
suroso  Kamis, 14 Desember 2023 8:45
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan