Home Nabire Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong Tiba di Paroki St. Yosep Lewat Jalan Darat

Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong Tiba di Paroki St. Yosep Lewat Jalan Darat

suroso  Senin, 19 Februari 2024 3:5 WIT
Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong Tiba di Paroki St. Yosep Lewat Jalan Darat

NABIRE - Uskup Keuskupan Manokwari - Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega beserta rombongan tiba di Paroki St. Yosep Nabire Barat Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah lewat jalan darat, pada malam ini diterima Pastor Paroki, Pastor Oktovianus Taena Pr, Dewan Paroki Yulius Tatogo dan beberapa Badan Pengurus gereja serta beberapa umat pada hari Jumat (16-02-2024). Rombongan Uskup Pukul 09.12 WIT.


Jadwal kedatangan rombongan uskup awal mengunakan pesawat tiba di Bandara Udara Nabire, pada Sabtu, 17 Februari 2024, namun perubahan jadwal kedatangan hingga rombongan uskup tiba di Nabire, pada Jumat lewat jalan darat, sehingga banyak umat yang mereka pulang lebih tempo karena malam. Dan direncanakan, Sabtu penjemputan uskup dan rombongan serta Uskup Administraktor, pastor, suster, buruder, diakon, frater akan dijemput oleh Suku Manggaray dan Suku Mee mengunakan pakaian adat istiadat masing-masing dan suku lain akan diisi kegiatan hiburan di halaman gereja seusai Misa Ekaristi.


Kedatangan Uskup Keuskupan Manokwari - Sorong di Nabire khususnya di Paroki St. Yosep Nabar dalam rangka kegiatan Pentahbisan dan Penjubahan 28 Frater dan 2 Diakon, lima Keuskupan Papua Barat Minggu (18-02-2024), bertempat di Paroki St. Yosep Nabar.
Ketika Uskup Keuskupan Manokwari - Sorong yang Mulia Mgr. Hilarion Datus Lega disambut gembira pastor paroki, dewan paroki serta umat yang ada di Paroki St. Yosep Nabar.


Uskup Administraktor, Pastor Paroki St. Yosep Nabar, didampingi para Diakon dan Frater, Dewan Pastoral Paroki, ketua-ketua wilayah rohani dan kelompok kategorial dilengkapi oleh OMK, dan menerima kedatangan yang Mulia Mgr. Hilarion Datus Lega dengan gembira dan penuh syukur.
Penyambutan bapak uskup ini mendapat pengamanan oleh jajaran Kepolisian Resor Nabire Barat berkolaborasi dengan Satlantas Polres Nabire, yang dipimpin langsung petugas yang dipercayakan pada saat rapat.


Kegembiraan umat menyambut kedatangan bapak Uskup Mgr. Hilarion Datus Lega diungkapkan juga dalam tarian yang dibawakan oleh etnis dari suku yang berdomisili di Paroki St. Yosep Nabar.


Saat penjemputan yang Mulia Mgr. Hilarion Datus Lega beserta rombongan disematkan pengalungan bunga oleh petugas yang dipercayakan. Sesudah penjemputan dan perarakan bersama bapak Uskup Mgr Hilarion Datus Lega berkenan memohonkan berkat Tuhan dan memberi kesempatan seluruh umat yang hadir untuk bersalaman.


Usai salam-salaman, bapak uskup beserta rombongan beristirahat sejenak dan berdiskusi ringan mengenai tugas dan peran masing-masing bersama uskup administraktor bersama pastor paroki, DPP dan Polsek Nabar.
Sebagai informasi, kedatangan yang Mulia Mgr. Hilarion Datus Lega untuk merayakan misa syukur tahbisan dan penjubahan 28 Frater dan 2 Diakon bersama umat Katolik Paroki St. Yosep Nabar khususnya dan umumnya 4 Paroki di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah.(modes)

suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan