Home Nabire Hari Kedua Aksi 1 ASKPS

Hari Kedua Aksi 1 ASKPS

suroso  Rabu, 3 April 2024 22:45 WIT
Hari Kedua Aksi 1 ASKPS

NABIRE - Hari kedua di Aksi 1 Analisis Situasi Konvergensi Penurunan Stunting (ASKPS), bertempat di Aula Bappeda Nabire, Jalan Merdeka Kabupaten Nabire, Rabu (3/4/2024), Tenaga Ahli dari Kementerian Dalam Negeri, Besse Kuti, S.T mengatakan, hari kedua ini bagian dari analisis situasi.


Lanjut, analisis itu untuk melengkapi data-data yang ada di data sasaran, data cakupan layanan untuk kesembilan ditator, ditambah dengan data supplier 35 indikator. Kemudian dilengkapi dengan pemetaan program, yang sumbernya dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing SKPD.


"Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni OPD pengampuh untuk percepatan penurunan stunting, OPD pengampuh sudah membuat masing-masing pelaporan/pengupload/pengedit data masing-masing terisi dalam aplikasi Web Kemendagri," kata Besse Kuti.


Dia menambahkan, hari ini semoga semua data sasaran, data cakupan, data suplay sudah terisi didalam aplikasi web Pangdam Kemendagri, itu yang menjadi target kita hari ini.


"Kemudian besok pagi kita akan mencoba menganalisis data dari OPD terkait untuk buatkan analisis untuk menetapkan lokus introspeksi tahun 2025 mendatang," ujarnya.
Jadi, katanya, besok lihat kondisinya bagaimana untuk menetapkan lokus tersebut, setelah ada lokus baru, OPD diharapkan membuat perencanaan kegiatan di tahun 2025 yang difokuskan pada lokus yang sudah disepakati.


Tambahnya, berdasarkan data yang sudah masuk diaplikasi, di hari Sabtu nanti, kita melakukan rempug stunting yang membahas beberapa hal. Kasus-kasusnya kemudian sebaran-sebaran, keluarga berisiko stuntingnya dimana saja, kemudian lokus yang sudah disepakati secara bersama yang sudah dibuatkan berita acara, kemudian dibuatkan Surat Keputusan (SK) Bupati.


Selain itu juga memaparkan semua kemampuan APBD Kabupaten Nabire, percepatan penurunan stunting masing-masing OPD terkait, selanjutnya akan membuat komitmen mulai dari pemerintah kabupaten dari bupati maupun wakil bupati.(sam)

suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan