Home Nabire Kajian Ilmiah Pers (28) Investigasi: Menyusun Puzzle yang Berserakan

Kajian Ilmiah Pers (28) Investigasi: Menyusun Puzzle yang Berserakan

suroso  Rabu, 3 April 2024 22:49 WIT
Kajian Ilmiah Pers (28) Investigasi: Menyusun Puzzle yang Berserakan

NABIRE - Tulisan investigasi dalam dunia pers seringkali dinamakan sebagai Mahkota Pers atau Mahkota Jurnalistik. Dalam karya investigasi, titik utamanya ada pada menyingkap dan mengungkap perkara penting bagi publik, tapi perkara itu tidak tampak di permukaan.


Namun kerja investigasi itu mahal dan butuh waktu, proses, perencanaan matang dan tim yang berpengalaman. Tapi bukan berarti karya investigasi tak mudah dikerjakan. Investigasi bisa dilakukan dari hal-hal sehari-hari di sekeliling kita.


Yang disembunyikan dibalik permukaan, adalah fenomena-fenomena yang terbersit di masyarakat atau gejala-gejala yang menjadi indikator adanya suatu masalah namun tak tampak. Dari situ seorang wartawan menarik sketsa-sketsa dan hipotesa-hipotesa untuk dijadikan Term Of Representatif (TOR). Kumpulan hasil ferivikasi menjadi kepingin-kepingan puzzle yang ketika disusun merupakan suatu bangunan persoalan di hadapan kita.


Karya investigasi wartawan dimulai dari mengenal dan memahami bahan-bahan investigasi. Tipikal masalah yang tepat untuk diinvestigasi pelanggaran hukum yang tersembunyi. Adanya mavia dan bekingnya. Peredaran Narkoba di sekeliling rumah kita. Pemborosan belanja pegawai yang diluar nalar. Penangkapan ikan dengan racun dan pemboman terumbu karang. Politisasi agama oleh oknum berkedok agamawan.


Materialisme dalam pendidikan nasional kita, seiring menipisnya pembangunan karakter. Hutan tropis kita dijarah, muncul masalah lingkungan. Seberapa aman laut kita dari pencurian nelayan asing. Mengapa  kemandirian industri dirgantara kita ditarget oleh asing
Kalau kita mau menginventarisir objek-objek masalah yang tepat untuk diinvestigasi, semua itu berupa penyimpanan-penyimpangan dari nilai-nilai falsafah Pancasila.

Penyimpanan dari norma-norma tujuan berbangsa dan penyimpanan hukum. Pemerintahan yang merupakan alat negara untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah, alat untuk memajukan kesejahteraan umum, alat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta dalam keterliban dunia. Penyimpangan dari fungsi diatas adalah masalah yang perlu diinvestigasi.


Setelah wartawan dapat memahami objek-objek masalah yang akan dijadikan bahan investigasi, dia harus mampu membuat pemetaan dan upaya hipotesa. Di benaknya mampu menggambarkan konstruksi persoalan. Sehingga dapat identifikasi, dipilah dan dipilih untuk diinvestigasi melalui pelbagai cara ferivikasi.


Karena sifat  investigasi itu mengungkap dan menyingkap, tidak sedikit yang menimbulkan ancaman berbahaya buat wartawan dan medianya. Namun justru disitulah harga integritas kemerdekaan pers, sehingga dapat memberikan pengabdian dalam berbangsa dan bernegara.


Menurut Abdul Munib, setiap wartawan harus dipaksa membuat karya investigasi. Karena, katanya, seorang wartawan harus dimahkotai dengan Mahkota Pers.(amd)

suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan