Home Deiyai Bandara Waghete Tanamkan Budaya Keamanan Penerbangan

Bandara Waghete Tanamkan Budaya Keamanan Penerbangan

suroso  Minggu, 28 April 2024 22:51 WIT
Bandara Waghete Tanamkan Budaya Keamanan Penerbangan

DEIYAI – Budaya keamanan penerbangan adalah sikap prilaku dan nilai-nilai yang menentukan tanggung jawab terhadap keamanan penerbangan. Maka perlu ditanamkannya budaya keamanan penerbangan, khususnya di Bandar Udara (Bandara) Waghete. Demikian dikatakan Markus Banne Padang, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Waghete dalam sambutannya, pada Kegiatan Rapat Komite Keamanan Bandara Waghete, Kamis (25/4/2024) lalu.


Budaya keamanan penerbangan, kata Markus adalah sikap prilaku dan nilai-nilai yang menentukan tanggung jawab terhadap keamanan penerbangan. Budaya keamanan harus diberikan kepada masyarakat dengan memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya keamanan penerbangan.


“Dengan menanamkan budaya keamanan penerbangan diharapkan masyarakat menjadi peduli, sadar dan taat terhadap aturan dan prosedur keamanan penerbangan terlebih khusus di Bandara Waghete. Keamanan Bandara inibukan hanya tugas dan tanggung jawab anggota komite Keamanan Bandara, namun merupakan tanggung jawab kita semua,” katanya.


Perlu diketahui bersama, lanjutnya, ancaman keamanan dan keadaan darurat di bidang penerbangan dapat terjadi kapanpun dan untuk itu dalam menghadapi hal tersebut kita membentuk komite keamanan bandar udara untuk membahas strategi dan program meningkatkan budaya keamanan penerbangan kepada masyarakat dan mendorong sinergi antar semua pihak terkait dalam komite keamanan Bandara.


Lanjut dikatannya, mengingat transportasi udara merupakan salah satu moda transportasi yang tingkat keselamatan, keamanan dan kenyamanan tinggi, namun transportasi udara juga menghadapi berbagai tantangan dan ancaman baik dari faktor internal maupun faktor eksternal yang dapat membahayakan keamanan penerbangan di bandara, sehingga perlu ada upaya dari semua pihak yang terkait termasuk masyarakat.


“Dengan demikian komite keamanan bandara ini bukan terbentuk hanya sebagai sebuah formalitas semata, tetapi benar-benar harus kita laksanakan untuk kepentingan bersama karena di dalamnya terdapat unsur koordinasi, ada komunikasi dan komando yang nanti akan lebih dijabarkan, mendetail oleh narasumber kami dari Inspektur Keamanan Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke,”pungkasnya.


Sementara Wakapolres Deiyai, AKP Supyanto, mewakili Polres Deiyai saat ditemui media ini mengatakan, rapat koordinasi ini untuk mensingkronkan untuk meluruskan, bahwa tujuan kita sama harus aman, mengamankan daerah masing-masing terlebih adanya objek vital nasional Bandara Waghete ini.


"Jadi perhatian kami semua termasuk dari kami Polres, dengan Kodim dan aparat seluruhnya. Untuk menciptakan situasi jangan sampai meluas. Dengan adanya kegiatan rapat koordinasi ini sangat bagus sekali, untuk kedepannya tetap kita laksanakan lagi tetap kita singkronkan lagi untuk langkah-langkah berikutnya,” katanya.


Supyanto mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga bandara sebagai wajah Deiyai. “Kepada seluruh masyakarat karena ini asset kita bersama, harus dijaga agar menjadi wajah kita di Deiyai. Seluruhnya kita harus menjaga tanpa terkecuali kita harus bergandengan tangan,” tuturnya.


Hal senada dikatakan Kapten Eko Warsito, Pasi Intel Kodim 1703/Deiyai, mewakili Dandim. “Kita ingin wilayah ini aman terutama bandara adalah asset nasional objek vital. Oleh karena itu, kita tetap sama-sama sinergi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah, masyarakat tetap mengamankan terutama Bandara,” katanya.   

      
Turut hadir dalam acara Rapat Komite Keamanan Bandara Waghete, Otoritas Bandara Wilayah X Merauke yang diwakili Inspektur Keamanan Penerbangan Haronimus, Kodim 1703/Deiyai diwakili Pasi Intel Kapten Eko Warsito, Polres Deiyai yang diwakili Wakapolres AKP Supyanto, Kabagren AKP I Gusti Ketut dan Dinas Perhubungan Deiya, diwakili Sekretaris Dinas, Deni Mote.(ady)

suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan