Home Nabire Dinas Ketahanan Pangan akan Salurkan Pangan Lokal

Dinas Ketahanan Pangan akan Salurkan Pangan Lokal

suroso  Selasa, 14 Mei 2024 22:57 WIT
Dinas Ketahanan Pangan akan Salurkan Pangan Lokal

NABIRE - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire akan melakukan penyaluran bahan pangan lokal, yang direncanakan pada bulan Oktober 2024, bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nabire, Yasor Victor Sawo, S.M, M.Si mengatakan, penyaluran beras sebanyak 10 ton, yang tersebar di empat kampung, yaitu Kampung Paruto, Kampung Bomopay di Distrik Yaro, Kampung Gamayjaya di Topo 4, Kampung Waroki di Distrik Nabire Barat.


Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/5/2024), Yasor Victor menambahkan, penyaluran bahan beras lokal ini sasarannya, Kepala Keluarga (KK) Orang Asli Papua (OAP).


"Kenapa sasaran di empat kampung tadi, karena sasaran yang pertama untuk mewujudkan percepatan program nasional, yaitu pengentasan kemiskinan ekstrim dan juga menjaga stabilisasi pasokan bahan pangan, dalam rangka untuk mengakses ke daerah-daerah yang akses pangannya kurang," kata Yasor.


Imbuh Victor, penyaluran bahan beras lokal 10 ton, sumber dananya dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dari Dinas Ketahanan Pangan Nabire tahun 2024 di luar Bulog.


"Penyaluran bahan pangan lokal ini direncanakan di bulan Oktober yang bertepatan hari pangan sedunia," ucap Viktor, seraya menandaskan, selain bantuan pangan bersumber dana dari Otsus, juga ada sumber pangan yang bersumber dananya dari APBN, ada bantuan pangan dari pemerintah untuk masyarakat alokasi tahun 2024 dari Januari sampai bulan Juli.


"Alokasi tahap pertama yaitu di bulan Januari, Februari, Maret itu sudah disalurkan, di 13 distrik dengan kuota beras 209 ton 700 kuintal. Untuk penerima bantuan 20.970 KK, data-data berasal dari Kementerian Pusat, Kementrian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI," kata Sawo.


Lanjut Victor, Dinas Ketahanan Pangan Nabire bekerjasama dengan Badan Pangan Nasional, Dolog sebagai penyedia, bahan pangan yang akan diberikan sebagai bantuan kepada masyarakat, lalu Dinas Ketahanan Pangan Daerah di Kabupaten Nabire tugasnya untuk melakukan pengawasan sudah sesuai dan tepat sasaran kepada penerima atau tidak.


"Secara khusus Dinas Ketahanan Pangan Nabire, memiliki program dalam rangka untuk memenuhi pangan di Nabire yang berkaitan dengan bidang pangan, yang pertama program pengelolaan sumberdaya ekonomi untuk kedaulatan dan kemandirian terdiri dari beberapa kegiatan, penyediaan infrastruktur ke seluruh kemandirian pangan sesuai dengan kewenangan daerah Kabupaten Nabire," ucapnya.


Terakhir Yasor Victor juga menyampaikan, penyediaan infrastruktur lumbung pangan, kemudian infrastruktur kemandirian pangan, persediaan lumbung pangan ini kita sudah bangun di Kampung Makimi. Mengapa Makimi dijadikan lumbung sagu karena Makimi merupakan daerah central sekaligus dijadikan cadangan pangan.(sam)

suroso  Rabu, 15 Mei 2024 16:13
REKRUITMEN POLITIK DI TANAH PAPUA
Tentu kita semua ketahui bersama bahwa Rekruitmen Politik untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan pemilihan kepala daerah. Untuk Papua tentu harus mendasari dengan ketentuan Pasal 28 ayat 3 dan 4 UU No 21 tahun 2001 jo UU No 2 tahun 2021 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan pemilihan kepala daerah.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan