Home Papua Tengah Pemprov Papua Tengah akan Memulai Perpanjangan Landasan Bandara Baru Tahun Ini

Pemprov Papua Tengah akan Memulai Perpanjangan Landasan Bandara Baru Tahun Ini

suroso  Kamis, 16 Mei 2024 21:8 WIT
Pemprov Papua Tengah akan Memulai Perpanjangan Landasan Bandara Baru Tahun Ini

NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah tahun ini akan memulai pembangunan perpanjangan runway (landasan penerbangan) Bandara Baru Nabire. Dengan perpanjangan Bandara ini, maka pesawat sejenis boeing diperkirakan akan melayani penerbangan.


Kepastian pembangunan perpanjangan runway dilakukan setelah Penjabat Gubernur Papua Tengah, DR. Ribka Haluk, S.Sos.,MM menggelar dialog dengan Menteri Perhubungan RI, DR. (H. C) Ir. Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Rabu (15/5/2024).


Adapun dialog tersebut membahas peningkatan dan pengembangan Bandara Baru Nabire tahun 2024 yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan permohonan pinjam pakai aset Bandara Nabire lama kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, yang dilanjutkan dengan penandatanganan MoU.


Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengatakan, kerjasama ini sangat penting untuk dilakukan guna menunjang pembangunan daerah dan meningkatkan aksebilitas masyarakat. Ia berterima kasih kepada Menteri Perhubungan RI, sebab MoU ini bisa terlaksana.


"Perpanjangan runway atau landasan Bandara ini tentu sangat penting. Dimana pesawat berbadan besar kedepannya bisa mendarat seperti daerah otonomi baru lainnya di Papua," ungkapnya kepada wartawan.


Ia menilai kehadiran pesawat berbadan besar di ibukota Provinsi Papua Tengah telah dirindukan masyarakat. Disisi lain akses penerbangan akan semakin mudah dan dapat dijangkau masyarakat.


"Tentu dengan diperpanjangnya di Bandara baru, akan berdampak besar terhadap peningkatan kapasitas penerbangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah," ujarnya.


Ribka Haluk menambahkan dengan diberikannya pinjam pakai penggunaan Bandara lama Nabire dikelola Provinsi Papua Tengah, akan membantu pemerintah dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.


Bandara lama kedepan akan kita gunakan untuk meningkatkan pelayanan publik. Ada beberapa dinas kedepan akan berkantor di Bandara lama.


Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, Washington Lumban Gaol mengatakan setelah MoU ini pihaknya segera memulai pembangunan perpanjangan landasan Bandara baru sepanjang 900 meter. Dengan begini maka kedepan Bandara baru memiliki panjang keseluruhan 2.500 meter.


Saat ini panjang landasan bandara masih 1.600 meter. Dengan ditambahnya 900 meter, maka pesawat berbadan besar seperti boeing dipastikan akan bisa mendarat. Selain melaksanakan pekerjangan pembangunan landasan baru, lanjut Washington, pihaknya juga memiliki pekerja lain di lokasi Bandara, yakni penimbunan lahan pada sisi utara arah laut, mengadakan alat penunjang keselamatan pesawat dan pemagaran lahan pada sisi utara arah laut.


"Kedepan kami akan bekerja keras agar pembangunan ini bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Pekerjaan ini merupakan salah satu program yang diwacanakan gubernur untuk mensejahterakan masyarakat," katanya.


Sedangkan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengatakan, Kementerian Perhubungan tentunya menyambut baik inisiatif dari Pemprov Papua Tengah. Ia senang dengan komitmen pemerintah daerah yang mendukung pengembangan infrastruktur transportasi di Papua Tengah.


"Kami tentu akan mendukung rencana peningkatan Bandara baru ini. Kami juga memberikan arahan agar akses jalan masuk juga diperhatikan, termasuk ketersediaan listrik dan penghijauan di sekitar bandara," jelas Menhub RI.(rob)

suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan