Home Papua Tengah Jadi Sasaran Demo, Sekda : Pemprov Papua Tengah Tak Anti Kritik

Jadi Sasaran Demo, Sekda : Pemprov Papua Tengah Tak Anti Kritik

suroso  Senin, 27 Mei 2024 21:21 WIT
Jadi Sasaran Demo, Sekda : Pemprov Papua Tengah Tak Anti Kritik

NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menjadi sasaran aksi demo yang digelar oleh Ormas ANDALAS, Senin (27/5/24) di halaman Kejaksaan Negeri Nabire. Menanggapi aksi demo itu, Pj. Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM melalui Pj. Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP, MM, menyampaikan jika Pemprov Papua Tengah tidak anti kritik dan juga tidak menggunakan pola-pola yang intimidatif. Pihaknya mempersilahkan semua itu berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, dirinya menegaskan agar tidak melakukan pembunuhan karakter, pencemaran nama baik dan juga tidak tendensius.

Data yang dihimpun media ini, Ormas ANDALAS melalui ketuanya, Otto Mahuze, dalam tuntutan aksi demo, menyebutkan, maksud dan tujuan demo ini adalah menuntut penegakkan hukum dalam rangka pemberantasan korupsi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Nabire khususnya Daerah Otonom Baru (DOB) Pemerintah Provinsi Papua Tengah. 

Menanggapi hal itu, Sekda Anwar Harun Damanik kepada media ini menuturkan, Pemprov Papua Tengah berupaya semaksimal mungkin berjalan sesuai ketentuan. Apabila ada hal-hal yang tidak sesuai ketentuan, seperti yang disampaikan di dalam penyampaian aspirasi itu, silahkan dibuktikan karena ada prosedurnya.

“Ini kan demokrasi, jadi namanya masyarakat juga kan jadi pengontrol. Artinya, semua hal dalam berdemokrasi ini silahkan saja dan itu diatur dalam UU,” ujarnya.

Ditegaskan kembali, Pemprov Papua Tengah tidak anti kritik. Namun diharapkan tuduhan yang disampaikan harus berbasis data dan bisa dipertanggungjawabkan. Dirinya mengingatkan, jika tuduhan yang disampaikan itu larinya ke pembunuhan karakter, diskriminatif atau pencemaran nama baik, ada Biro Hukum Setda Pemprov Papua Tengah yang bisa mengklarifikasi atau menindaklanjuti hal ini. 

“Demokrasi berjalan. Masyarakat selaku pengontrol juga kami ucapkan terima kasih. Proses-proses tadi yang disampaikan itu merupakan bagian dari alat kontrol dari masyarakat, itu bagi kami sah-sah saja,” ujarnya. 

Namun, lanjutnya, demokrasi juga harus di koridor yang benar. Penyampaian aspirasi ke kejaksaan itu merupakan tindakan yang sudah tepat karena kejaksaan mempunyai tugas untuk itu. Pihaknya (Pemprov Papua Tengah, red), siap untuk mengklarifikasi, menjelaskan dan mengikuti jika memang persoalan ini masuk dalam proses hukum sesuai aturan yang ada.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat  Papua Tengah atas kontrol yang dilakukan terhadap pemerintah dan mempersilahkan mengontrol sesuai dengan ketentuan dan kapasaitasnya masing-masing,” ujarnya. (ppn)

suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan