Home Pemda Intan Jaya Dinkes Targetkan Sasar 16.448 Anak Realisasikan PIN Polio di Intan Jaya

Dinkes Targetkan Sasar 16.448 Anak Realisasikan PIN Polio di Intan Jaya

suroso  Selasa, 28 Mei 2024 10:3 WIT
Dinkes Targetkan Sasar 16.448 Anak Realisasikan PIN Polio di Intan Jaya

SUGAPA – Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya, provinsi Papua Tengah menargetkan untuk  menyasar 16.448 anak usia 0-7 tahun yang tersebar di 6 puskesmas dalam rangka pekan imunisasi nasional (PIN) untuk mencegah kejadian luar biasa penularan virus polio pada anak.

Yohan Rumar, S.KM saat menyampaikan laporan mewakili Kepala Dinas Kesehatan pada kegiatan PIN (Pekan Imunisasi Nasional), mengungkapkan, sub PIN Polio akan dilaksanakan dalam 4 putaran antara Mei sampai September 2024.

“Kami akan melakukan kegiatan PIN dalam empat putaran. Antara lain Putaran I: 27 Mei-8 Juni 2024, Putaran II: 24 Juni-6 Juli 2024, Putaran III: 1-11 Agustus 2024 dan Putaran IV: 9-22 September 2024,” ungkapnya di hadapan Pj Bupati, Sekda Intan Jaya serta para pemangku kepentingan dan masyarakat yang hadir di Puskesmas Bilogai, Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah pada Senin (27/5/2024).

Yohan mengatakan, selama pelaksanaan PIN Polio ini, dinas kesehatan harus memastikan bahwa setiap anak yang menjadi sasaran harus sudah menerima vaksin polio ini sampai dengan putaran ke-4.

“Karena jumlah sasaran mencapai 16.448 anak, maka untuk memastikan supaya setiap anak menerima vaksin polio  menjadi tantangan bagi kami mengingat situasi dan kondisi Intan Jaya saat ini,” terangnya.

Ia mengatakan, mengingat keterbatasan anggaran yang tersedia di dinas kesehatan belum mampu untuk menopang pelaksanaan SUB PIN Polio di 8 Distrik Kabupaten Intan Jaya, maka agar terlaksana Sub PIN Polio ini, pihaknya memohon dukungan dan bantuan dari semua pihak demi mensukseskan kegiatan ini.

Selain meminta dukungan dari semua pihak, kata Yohan, dinkes Intan Jaya juga memohon Kapolres, Kapolsek dan Danramil Sugapa dalam hal pengamanan selama PIN Polio berjalan.

“Kami juga memohon kepada Bapak Kapolres, Bapak Danramil dan Bapak Kapolsek untuk membantu kami dalam pengamanan Tim Vaksinator dimana kami akan melakukan dalam waktu dekat kegiatan SUB PIN Polio ini pada dua Distrik yakni Distrik Sugapa dan Distrik Hitadipa,” harapnya.

Lebih lanjut, Yohan menerangkan, Dinkses telah membentuk empat tim. Dimana dua tim akan melakukan vaksin polio di wilayah Hitadipa dan dua tim lainnya akan melakukan vaksin polio di wilayah distrik Sugapa.

“Kami sudah membentuk empat tim. Ada dua tim yang akan melayani di wilayah Hitadipa, dua tim lainnya di Sugapa. Kami memohon agar Kapolres, Danramil dan Kapolsek mendukung kami dalam hal pengamanan. Supaya tim kami bisa menjalankan tugas dengan baik dan aman,” harapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Kabupaten Intan Jaya, Apolos Bagau, menjelaskan, tujuan dari pencanangan PIN polio adalah untuk memberikan perlindungan secara optimal dan merata kepada kelompok anak usia 0-7 tahun sebagai upaya untuk melakukan pencegahan terhadap penularan virus polio.

“Sekarang ini kita dihadapkan pada suatu permasalahan Kemanusiaan / bencana Kemanusiaan.  Dimana 3 kabupaten di tanah Papua telah terkonfirmasi memiliki anak – anak yang tiba – tiba lumpuh layu (polio), yaitu kab. Mimika, Nduga dan Asmat. Hal ini menyebabkan tanah kita, tanah Papua menjadi perhatian dunia melalui lembaga kesehatan WHO dan UNICEF. Dan kemudian menjadi issue Nasional di Indonesia (Kejadian Luar Biasa/KLB)  yang membutuhkan penanganan segera dan mendesak sesuai arahan Kemenkes,” ungkap Pj Bupati.

Menurut Pj Bupati, KLB merupakan hal yang harus ditangani segera dan bersama – sama. Apalagi kondisi geografis Intan Jaya yang sangat berdekatan dengan Kab. Mimika.

“Maka Pemerintah daerah mendukung sepenuhnya apa yang sedang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Intan Jaya dalam penanganannya. Supaya anak-anak kita yang merupakan asset penting Intan Jaya ke depan terlindungi dari virus polio,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pj Bupati Intan Jaya juga meminta agar semua pihak yang ada dapat memberikan dukungan kepada Dinas Kesehatan bersama timnya untuk melaksanakan PIN Polio dengan baik, lancar dan aman.

“Sebagai Pj Bupati saya meminta supaya semua stakeholder dapat memberikan dukungan. Supaya anak-anak kita bisa terlindungi dari virus polio. Saya juga mengajak bapa-bapa dan mama-mama yang ada di Intan Jaya agar bawa anak-anak kita yang berusia 0-7 tahun agar diberikan polio,” katanya. (AB/PPN)


suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan