Home Pemda Intan Jaya TP PKK Intan Jaya Dukung Pekan Imunisasi Nasional Polio di Intan Jaya

TP PKK Intan Jaya Dukung Pekan Imunisasi Nasional Polio di Intan Jaya

suroso  Selasa, 28 Mei 2024 10:4 WIT
TP PKK Intan Jaya Dukung Pekan Imunisasi Nasional Polio di Intan Jaya

SUGAPA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Intan Jaya mendukung penuh kegiatan Launching dan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang diselenggarakan pada 27 Mei 2024 di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Ketua Pj TP PKK Kabupaten Intan Jaya, Ny. Ancela Sondegau, S. IP saat launching kegiatan PIN Polio di aula Puskesmas Sugapa mengatakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

“Kami hadir disini sebagai mitra pemerintah. Sebagai mitra pemerintah kami PKK Kabupaten Intan Jaya mendukung PIN Polio di Intan Jaya. Selain itu, kehadiran kami juga merupakan bagian dari bukti nyata menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan OPD terkait. Dimana pada hari ini kami bisa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Intan Jaya,” jelas Ny. Sondegau kepada media ini di Sugapa, Senin (27/5/2024).

Ny. Sondegau mengatakan, dalam menjalankan program kegiatannya, TP PKK akan selalu hadir dan berkolaborasi dengan semua OPD yang ada kesamaan program kerja. Karena TP PKK sebagai mitra tidak bisa menjalankan program di luar dari kegiatan dan porogram tahuan dari pemerintah daerah.

“TP PKK dalam kerja-kerjanya tidak bisa berjalan sendiri. Tetapi sebagai mitra pemerintah akan selalu berupaya untuk berkolaborasi dan berkoordinasi. Supaya semua program dan kegiatan yang dijalankan oleh TP PKK sejalan dengan program kerja pemerintah,” jelasnya.

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Intan Jaya, Ny. Ancela Sondegau, S. IP saat memberikan polio secara simbolis kepada seorang balita. (Admin/AB)

Lanjut Ny. Sondegau, dalam upaya menyukseskan program pemerintah tersebut, TP PKK menilai pemberian imunisasi ini bertujuan agar dapat melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya, terutama penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.  Ini sejalan dengan kegiatan TP PKK dari Pokja IV sehingga pihaknya mendukung pemerintah untuk memberikan imunisasi lengkap kepada anak di Kabupaten Intan Jaya.

”Imunisasi polio ini penting sehingga saya mengajak para orangtua harus memperhatikan anaknya yang usia 0-7 tahun, segera mendapatkan imunisasi polio. Mari kita bersama-sama menjaga proses tumbuh kembang anak, salah satunya dengan pemberian imunisasi yang teratur, agar generasi muda kita nantinya dapat tumbuh dengan sehat, cerdas dan produktif,” ajak Ny. Sondegau.

Ketua Pj TP PKK Intan Jaya mengharapkan agar seluruh masyarakat Intan Jaya bisa membawa anak-anak berusia 0-7 tahun untuk mendapatkan polio. Sehingga anak-anak Intan Jaya bisa terlindungi dari dari penyakit berbahaya, terutama penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Intan Jaya dan Pj Bupati Intan Jaya foto Bersama pengurus TP PKK usai melakukan kegiatan launching PIN Polio pada 27 Mei 2024 di Puskesmas Bilogai, Sugapa. (Admin/AB)

Kegiatan PIN Polio di Kabupaten Intan Jaya dilakukan di Sugapa dan dihadiri oleh Pj Bupati Intan Jaya, Sekda Intan Jaya, Ketua Pj Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Intan jaya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Intan Jaya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Intan Jaya, Danramil Sugapa, Kapolsek Sugapa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Klinik St. Michael dan Pemuda. (AB/PPN)


suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan