Home Papua Tengah Ketua Komisi II DPR-RI Kagum Desain Burung Cenderawasih

Ketua Komisi II DPR-RI Kagum Desain Burung Cenderawasih

suroso  Selasa, 28 Mei 2024 21:24 WIT
Ketua Komisi II DPR-RI Kagum Desain Burung Cenderawasih

NABIRE - Ketua Komisi II DPR - RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengungkapkan kekagumannya sewaktu berkunjung lagi ke Nabire, Ibukota Provinsi Papua Tengah, Selasa (28/05/2024).


Ketua Komisi II Ahmad Doli mengungkapkan perasaannya setibanya di Nabire. Target undang-undang, 3 tahun pemerintahan DOB bisa berjalan. "Kita tentu merasa senang hari ini datang ke Nabire terakhir kami kesini itu bulan Juni 2023, waktu itu ini masih hutan masih ada proses penyerahan tanah adat kepada pemerintah provinsi," katanya.


Tetapi, lanjutnya, melihat hari ini sudah terjadi kemajuan yang luar biasa jadi hutan ini sudah ditata, sudah ada jalan-jalan patok-patok, dimana kantor gubernur, kantor MRP, kantor DPRD.


"Nah ini membuat kita optimis bahwa target undang-undang pada 3 tahun pemerintahan ini bisa berjalan dengan fasilitas yang lengkap, mudah-mudahan bisa tercapai walaupun kita tahunnya cuma 1 tahun lagi, ini kan tinggal membangun konstruksinya saja. Tadi sudah dilaporkan juga bulan depan mungkin sudah ada mulai proses pembangunan konstruksi kantor gubernur. Semoga ini sesuai dengan rencana," kata Ketua Komisi II DPR-RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung.


Lanjut Ahmad Doli, DPR RI cukup senang ada perubahan yang signifikan, kemajuan yang signifikan. Kekaguman yang terlihat dari Ketua Komisi II DPR-RI, karena melihat desain 'Burung Cenderawasih' yang dimana icon tanah Papua, dan ini juga menjadi identitas di Provinsi Papua Tengah.


"Dari segi desain ini luar biasa menggambarkan bahwa kita punya icon tanah Papua ini, Cenderawasih ini harus kita ingat, perkenalkan terus ke dunia internasional, ini bisa menjadi kontruksi yang menarik mungkin bagi masyarakat dunia, tidak ada mungkin wilayah pusat pemerintahan yang menggambarkan identitas tanah Papua ini sangat indah. Saya kira lancshape desainnya mudah-mudahan ini menjadi simbol dari wajah baru kemajuan Papua secara keseluruhan," kata Ahmad Doli.


Kekecewaan terlihat karena sewaktu berkunjung ke daerah Sorong batu pertama yang diletakkan oleh Wapres itu tidak tau dimana dan menjadi catatan penting serta menandakan ketidakseriusan dalam pembangunannya.


"Pusat pemerintahan daerah otonomi baru di Papua ini bisa selesai sesuai dengan target, kalau kemarin kami lihat di Sorong itukan cukup mengecewakan, jangankan ada tanda-tanda batu pertama yang diletakan oleh Wapres saja mereka sudah tidak tau lagi dimana," ujarnya.


Untuk itu menurutnya, menjadi catatan, yaitu menandakan tidak serius, tentu kalaupun kita melihat hari ini kita senang dengan progres ini, tapi ini kan belum selesai masih ada tahapan-tahapan berikutnya. "Oleh karena itu, kita waktu di Sorong sudah sepakat buat timeline proses pembangunan sampai selesai 3 tahun itu," kata Ahmad Doli.


Saran yang diberikan untuk Kementerian PUPR agar mengirimkan utusannya agar pembangunan yang ada di Papua terkhususnya pada empat DOB ini bisa berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan.


"Kalau bisa Kementerian PUPR itu mengirim utusannya setidaknya Kasatgas pembangunan ini untuk hadir paling cepat besok di Wamena atau paling lama di Merauke, sehingga nanti kita punya gambar secara keseluruhan empat daerah ini kita sudah punya timelinenya, kejar target bulan ini apa sampai tahun depan memang target 3 tahun saja undang-undang ini terbentuk dan daerah ini juga menjadi daerah otonomi baru," pungkasnya.(edi)

suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan