Home Papua Tengah Dua Pelajar Papua Tengah Akan Kibarkan Merah Putih Pada Perayaan Hari Lahir Pancasila di Riau

Dua Pelajar Papua Tengah Akan Kibarkan Merah Putih Pada Perayaan Hari Lahir Pancasila di Riau

suroso  Jumat, 31 Mei 2024 11:44 WIT
Dua Pelajar Papua Tengah Akan Kibarkan Merah Putih Pada Perayaan Hari Lahir Pancasila di Riau

NABIRE- Dua pelajar asal Provinsi Papua Tengah akan menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka), untuk upacara Puncak Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Blok Rokan, Riau, Sabtu 1 Juni 2024 besok.


Kedua pelajar tersebut bernama Martinus Arnold Yogi dan Kefira Melinda Arsai merupakan pasukan Paskibraka Tingkat Nasional Tahun 2023 yang ikut dalam upacara Pengibran Bendera Merah Putih pada perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agutus 2023 lalu.


Dikatakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Tengah, Drs. Thepilus Lukas Ayom mengatakan ada 2 orang pelajar dari Provinsi Papua Tengah yang akan menjadi pasukan pengibar bendera pusaka pada perayaan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo.


“Paskibraka yang dikirim kemarin adalah Paskibraka Nasional Tahun 2023 yang telah melaksanakan pengibaran dan penurunan duplikat bendera pusaka pada HUT RI tahun 2023 lalu. Jadi mereka akan melaksanakan pengibaran dan penurunan bendera pada Hari Lahir Pancasila pada 1 juni 2024, yang bertema "Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045" ucapnya, Jumat (31/5/2024) lalu. 


Setelah melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada Hari Lahir Pancasila tahun 2024, lanjut Lukas Ayomi, tim paskibraka nasional Tahun 2023 akan diangkat menjadi Purnapaskibraka Duta Pancasila, dan mengikuti Diklat Pendidikan Ilmu Pancasila yang diselenggarakan oleh BPIP.

“Selanjutnya Purnapaskibraka Duta Pancasila memiliki tugas, memegang teguh konsensus bernegara dan berbangsa yaitu pancasila, UUD negara Republik Indonesia, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Kemudian menjadi teladan dalam mengimplementasikan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegera,” ungkap Lukas


Selain itu, Lukas Ayomi, juga mengatakan mereka  harus menanamkan nilai Pancasila, kebangsaan, persatuan dan kesatuan, cinta tanah air serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dalam wadah NKRI di lingkungan organisasi, komunitas, dan masyarakat di berbagai bidang.


“Hal ini merupakan kebanggan bagi kita, karena kita ikut menyumbangkan tim Paskibraka Nasional. Harapannya kedepan mereka akan menjadi tauladan ditengah-tengah kehidupan mereka, terlebih khusus bagi generasi muda di tanah ini,” jelasnya.


Lukas Ayomi juga menambahkan saat ini seleksi tim Paskibraka Nasional 2024 di Provinsi Papua Tengah telah selesai, dimana terdapat 4 orang yang lulus seleksi, yakni Joy Bayden Imanuel Kallem, John Fernando Rafaen Alijaman, Bergitha Rabania DImana dan Anatasya Ullo.


“4 orang nama Tim Paskibraka Nasional 2024 telah kita kirim ke panitia pusat. Dan kita harapkan ke 4 anak-anak kita ini dapat diterima dan bisa menjadi bagian tim pengibar sang saka merah putih di Ibukota Negara (IKN) Kalimantan Timur pada HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2024. Begitu juga dengan prekrutan 40 orang tim Paskibara tingkat Provinsi telah selesai kita seleksi dan tinggal menunggu ditetapkan,” ujarnya. (rob)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan