Home Paniai Ops Damai Cartenz Nyatakan KKB Intan Jaya Berulah di Paniai

Ops Damai Cartenz Nyatakan KKB Intan Jaya Berulah di Paniai

suroso  Rabu, 12 Juni 2024 22:21 WIT
Ops Damai Cartenz Nyatakan KKB Intan Jaya Berulah di Paniai

PANIAI - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Intan Jaya, Pimpinan Undius Kogoya, kembali berulah di Kabupaten Paniai dengan membakar satu mobil dan menembak sopir angkutan umum, Selasa, 11 Juni 2024, sekira pukul 13.30 WIT.


Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, saat dikonfirmasi terkait dengan kejadian tersebut menyampaikan, bahwa benar telah terjadi penembakan terhadap satu masyarakat sipil (sopir Angkot) dan pembakaran 1 unit mobil di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.


"Pelaku penembakan dan pembakaran ini adalah KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya yang selama ini melakukan aksi kriminal di Kabupaten Paniai," ujar Ka Ops Damai Cartenz-2024.


Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, dalam keterangannya menambahkan, korban bernama Rusli (40), beralamat di Kompleks Terminal Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.


AKBP Bayu Suseno, menuturkan, kronologis singkat dari kejadian tersebut, yaitu berdasarkan keterangan dari masyarakat, pada pukul 13.30 WIT, masyarakat yang datang dari arah Kampung Enarotali hendak ke Kampung Kopo, Distrik Paniai Timur, melihat satu unit mobil berada dipinggir jalan dan dalam keadaan terbakar dan sopirnya dalam keadaan tersungkur didalam mobil serta terdengar bunyi suara tembakan.


"Setelah itu, terlihat sekelompok anggota KKB yang berjumlah 10 orang dengan membawa senjata api laras panjang keluar dari alang-alang pinggiran jalan, sehingga membuat masyarakat yang melihat kejadian tersebut takut dan langsung kembali ke arah Kampung Madiâ," terang Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024.


Lanjut Bayu Suseno, korban diketahui telah meninggal dunia dan jenazah korban berada di dalam mobilnya yang dibakar oleh kelompok kriminal ini.


"Untuk diketahui, jenazah korban telah berhasil dievakuasi oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dan Brimob Batalyon C Polda Papua ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paniai," katanya.


AKBP Bayu Suseno menambakan, Satgas Ops Damai Caretnz dan Brimob Batalyon C Polda Papua telah merespon kejadian tersebut dengan mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.


"Kami menegaskan bahwa Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan langkah-langkah penindakan dan penegakan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB, termasuk pelaku penembakan dan pembakaran ini," tutup Bayu Suseno.(wan/ist)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan