Home Nabire Rencana Induk Pariwisata Daerah Ditandatangani

Rencana Induk Pariwisata Daerah Ditandatangani

suroso  Rabu, 19 Juni 2024 20:49 WIT
Rencana Induk Pariwisata Daerah Ditandatangani

NABIRE - Perjanjian kerjasama kuasa swakelola tipe tiga antara Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nabire, dengan Lembaga Penelitian dan Konsultan Pariwisata Indonesia, tentang penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA) di Kabupaten Nabire.


Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Dinparpudpora Kabupaten Nabire, Martina Deba, SE, yang berwenang dan bertindak untuk dan atas nama Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nabire, selanjutnya disebut pihak pertama dan Ketua Lembaga Penelitian dan Konsultan Pariwisata, Agus Jerri Spays Aronggear, SST,Par.,M,Par,CBC, yang berwenang sebagai Koordinator Tim Penyusunan RIPPDA Kabupaten Nabire tahun 2024, selanjutnya disebut pihak kedua.
Dan juga kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nabire.


Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan ikatan kontrak dalam surat perjanjian kerjasama berdasarkan, beberapa undang-undang dan peraturannya.


Yakni, diantara, sesuai UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua (Lembaran Negara Tahun 2001, Nomor: 135, tambahan LN No, 4151), Peraturan Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah Nomor 8 Tahun 2018 yang diperbaharui dalam Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Pedoman Swakelola.


Selanjutnya, Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2010 beserta perubahannya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Konsultan Pariwisata, Agus Jerri Spays Aronggear menyampaikan RIPPDA ini adalah sebuah dokumen yang penting sekali yang harus dimiliki oleh setiap provinsi maupun kabupaten yang ada di seluruh Indonesia, dan itu terkandung di dalam dan merupakan instruksi langsung dari menteri pariwisata, jadi semua daerah wajib menyusun dokumen rencana induk.


Dirinya menambahkan, rencana induk pembangunan pariwisata kabupaten merupakan dokumen paling pertama yang harus disiapkan OPD atau SKPD, dimana Dinas Pariwisata ada, baik provinsi, kabupaten maupun kota, dari rencana induk pembangunan pariwisata, disitu akan diturunkan menjadi rencana induk objek wisata atau yang biasa dikenal masterplan.


"Dari master plan itu biasanya ada lagi rencana tapak, atau sudah mendekati dengan yang namanya DED," ujarnya Agus Jerri Spays Aronggear.


Kepala Dinparpudpora Nabire, Martina Deba menyampaikan selamat datang dan juga berterima kasih kepada lembaga penelitian dan konsultan pariwisata yang sudah datang dari Jayapura ke Nabire untuk kegiatan dan rencana induk pembangunan pariwisata di Kabupaten Nabire.


"Harapan kami dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, berharap semoga Nabire ke depan menjadi Nabire yang maju, hebat dan mandiri, supaya dari pariwisata ini menjadi rumah bagi kami di Nabire, dan Provinsi Papua Tengah, Nabire ini jadi tuan rumah dari delapan kabupaten yang ada serta rencana pembangunan pariwisata ini bisa berjalan baik dan lancar," tekannya.


Sebagai kepala dinas, Martina Deba menyampaikan terimakasih. "Mari kita kerja karena ini adalah tugas kita, apa yang kita kerja semua hanya untuk hormat dan kemuliaan Tuhan sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing, baik kita dari dinas pariwisata, mau Jerri sebagai konsultan pengembangan kawasan pariwisata," tandasnya.(joseph)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan