Home Pemda Dogiyai 30 OAP Dogiyai Latihan Operator Alat Berat dan Teknik Permesinan ke Timika

30 OAP Dogiyai Latihan Operator Alat Berat dan Teknik Permesinan ke Timika

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 20:23 WIT
30 OAP Dogiyai Latihan Operator Alat Berat dan Teknik Permesinan ke Timika

DOGIYAI – Sebanyak 30 Orang Asli Papua (OAP) se-Kabupaten Dogiyai mengikuti pelatihan operator alat berat dan teknis permesinan ke Timika. Peserta pelatihan dilepas oleh Pj Bupati Dogiyai, Drs. Petrus Agapa, M.Si, diwakili Asisten II Setda Dogiyai, Natalis Agapa, SE, M.Si, di ruang rapat Kantor Bupati Dogiyai, Rabu (3/7/24).

Dikatakan Pj Bupati Dogiyai melalui Asisten II Setda Dogiyai, pelatihn ini merupakan langkah nyata dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia OAP di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan industri yang begitu pesat. Kata dia, memiliki tenaga kerja yang terampil dan kompeten menjadi suatu keharusan yang tidak bisa ditawar–tawar lagi.

Katanya, pelatihan ini penting dilaksanakan guna membekali serta meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan ketrampilan dan kompetensi tenaga kerja OAP. Agar dapat siap bersaing dan mempunyai peluang besar teserap di dunia kerja. Sehingga nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarga sebagaimana diamanatkan undang–undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Pelatihan operator alat berat dan teknik permesinan ini dipandang sangat penting dan strategis untuk menyiapkan SDM masyarakat Dogiyai yang siap kerja khususnya di sektor pertambangan, kontruksi dan infra struktur serta perbengkelan,” ujarnya.

Selain mendapatkan ilmu dan keterampilan mengoperasikan alat berat dan perbaikan mesin, kata dia, pelatihan ini juga jelas akan membekali para peserta dengan pengetahuan dan persiapan untuk mendapatkan Surat Ijin Operasional (SIO) bagi para operator alat berat dan sertifikat pelatihan teknik mesin.

“Saya berharap keada seluruh peserta pelatihan agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan sungguh–sungguh, semangat dan disiplin. Manfaatkan setiap sesi pelatihan untuk menggali ilmu dan pengetahuan sebanyak-banyaknya dari para instruktur dan pengajar yang telah berpengalaman,” harapnya.

Dirinya mengingatkan, apa yang dipelajari akan menjadi bekal yang sangat berharga dalam meniti karir dan memberikan kontribusi nyata bagi tenaga kerja pribadi, keluarga dan kemajuan daerah. Harapan bersama agar kerjasama antara Dinas Tenaga Kerja dan Lembaga Pelatihan Idaman Karya Mandiri Training Center dapat terus belanjut. Agar dapat menghasilkan tenaga kerja yang mempunyai kemampuan dan kualitas yang siap pakai dan dapat bersaing di dunia globalisasi.

Namun menjadu pekerjaan rumah bersama setelah pelatihan ini, nantinya para peserta harus dapat terserap bekerja di perusahaan–perusahaan yang bekerja di Kabupaten Dogiyai ini atau di kabupaten lain di Tanah Papua. 

“Peserta pelatihan ini berjumlah 30 orang dan akan berangkat ke Timika dan mengikuti kegiatan pelatihan di sana selam 3 minggu,” pungkasnya.(ros)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan