Home Nabire Pendidikan dan Kebudayaan Berbasis Kearifan Lokal se Papua Tengah Disosisialisakan

Pendidikan dan Kebudayaan Berbasis Kearifan Lokal se Papua Tengah Disosisialisakan

suroso  Rabu, 10 Juli 2024 21:46 WIT
Pendidikan dan Kebudayaan Berbasis Kearifan Lokal se Papua Tengah Disosisialisakan

NABIRE - Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Bapperida Bidang Riset dan Inovasi, Rabu (10/07/2024) bertempat di Hotel Mahavira II menggelar kegiatan sosialisasi pengembangan pendidikan dan kebudayaan berbasis kearifan lokal bagi kabupaten seprovinsi Papua Tengah tahun 2024.


Kegiatan tersebut dihadiri Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,MM, diwakili Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Ausilius You, Forkopimda Provinsi Papua Tengah, Forkopimda dari delapan kabupaten dan undangan lainnya.


Dikatakan Pj Gubernur Ribka Haluk dalam sambutan, dibacakan Asisten I Ausilius You, pendidikan dan kebudayaan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.


Melalui pendidikan, pembelajaran berbagai konsep bertujuan untuk mengembangkan serta meningkatkan mutu dan kualitas generasi penerus bangsa, pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah salah satu pembelajaran terhadap pengenalan terhadap pengembangan kekayaan yang dimiliki oleh daerah setempat, yaitu berupa pengetahuan, kepercayaan, norma, adat istiadat, kebudayaan, wawasan dan sebagainya yang merupakan warisan dan dipertahankan sebagai identitas dan pedoman dalam mengajarkan kita untuk bertindak.


Berdasarkan Undang-Undang nomor 20 tahun 2023 tentang Pendidikan Nasional, yang merupakan landasan hukum bagi pengelolaan pendidikan di Indonesia, dalam pengembangan pendidikan di wilayah Papua Tengah sangat penting sekali penyesuaian penerapan sistem pendidikan nasional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, salah satunya dengan pendidikan berbasis kearifan lokal.


Mengapa kearifan lokal penting dan perlu dijadikan sebagai landasan pendidikan karakter, karena pendidikan karakter dapat dibagun melalui kearifan lokal.
Adapun nilai-nilai dari kearifan lokal tersebut dapat dijadikan pondasi dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Oleh sebab itu, kearifan lokal dapat digunakan dalam mengembangkan pendidikan karakter di Papua Tengah.(rob)

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan