Home Paniai LPMA Swamemo Nilai Pemda Paniai Belum Tuntaskan Soal Degeuwo

LPMA Swamemo Nilai Pemda Paniai Belum Tuntaskan Soal Degeuwo

suroso  Rabu, 17 Agustus 2016 20:36 WIT
LPMA Swamemo Nilai Pemda Paniai Belum Tuntaskan Soal Degeuwo
DOGIYAI - Sekertaris Jenderal Lembaga Pengembangan Masyarakat Adat Suku Walani Mee dan Moni (LMPA Swamemo), Yohanes Kobepa, mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah Paniai belum menuntaskan perseolan di Degeuwo. “Hal itu terlihat pada beberapa masalah di wilayah Degeuwo, seperti hiburan–hiburan tidak sehat diantaranya karoake, biliyard dan masih ada pekerja seks komersial (PSK). Bahkan, penyelesaian persoalan penambangan emas tak kunjung terselesaikan.  Hal ini terjadi karena pemerintah daerah tidak konsisten menangganinya,” ujar Yohanes Kobepa kepada wartawan, Senin (15/08), per seluler dari Paniai.Permasalahan seperti diuraikan itu, semakin hari semakin meningkat. Seharusnya, kata dia, Pemerintah Paniai sebagai wilayah daerah mengambil tindakan–tindakan tegas.“Kami menilai selama ini Pemda Paniai hanya biasa–biasa saja. Jadi, masalah yang dihadapi tiga suku itu dianggap biasa,” kata Sekjen.Berangkat persoalan itu, ujar dia, tiga suku pemilik hak ulayat tanah di wilayah itu yakni Walani, Mee dan Moni belum merasakan kesejahteraan. Bahkan, ketiga suku menginginkan kekayaan itu diperkaya sendiri tanpa ada pengoperasi secara illegal oleh dari pihak manapun.“Sehingga, disini kami tegaskan lagi kepada pemerintah daerah mengambil langkah–langkah kongkrit untuk menyelesaikan persoalan ini. Kami juga mau libatkan pihak–pihak terkait untuk mencari solusi jalan keluar persoalan disepanjang Degeuwo ini,” jelasnya. (gus)
suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan