Home Deiyai Alm Manfred Mote Disebut Rasul Odaa Owaadaa

Alm Manfred Mote Disebut Rasul Odaa Owaadaa

suroso  Sabtu, 8 Oktober 2016 14:1 WIT
Alm Manfred Mote Disebut Rasul Odaa Owaadaa
DEIYAI – Sang konseptor spritualitas adat istiadat suku Mee (Odaa Owaadaa), almarhum Manfred Ch. Mote yang telah dikebumikan pada Kamis, (29/09/2016) di samping kediamannya di Kampung Pinii, Waghete, Deiyai, Papua itu dinobatkan sebagai sang rasul Odaa Owaadaa bagi suku Mee, Paniai yang mendiami dari Makataka hingga Kegata. Hal itu diungkapkan Pastor Dekan Dekenat Paniai, Keuskupan Timika, P. Marthen Ekowaibii Kuayo, Pr dalam kotbah pada misa Arwah, bahwa sesuai perbuatan dari almarhum selama hidup di dunia, maka bukan lagi tokoh pembangunan Odaa Owaadaa, namun layak diberikan gelar kekudusan dalamajaran agama Katolik.“Kemampuan atas kepintarannya sangat melebihi dari semuanya yang ada di negeri Meepago ini. Itu terbukti ketika almarhum Manfred masih kuliah di STFT Fajar Timur Abepura. Semua yang ia lakukan itu berkaitan dengan logika yang dibawahi dari budaya suku Mee itu sendiri,” ungkap Pastor Marthen Ekowaibii Kuayo, Pr dalam kotbah misa arwah, Kamis, (29/09/2016) di Waghete, Deiyai.Dikatakan Kuayo, dalam budaya Suku Mee, pikiran itu mendapatkan tempat di dalam hidup. Karena itu, orang Mee biasa bilang Dimi Akauwai dan Mee Kipeko Dimi Gai, berarti pikiran bagi orang Mee itu tempat.  “Dan dia memperjuangkan Odaa Owaadaa dengan konsep pikiran. Itu berkaitan dengan skripsinya di STFT Fajar Timur yang berhubungan dengan budaya Suku Mee,” katanya.“Semua ini merupakan sumbangan dari almarhum untuk gereja dan juga umat Kristiani Papua di Meepago, lebih khusus Keuskupan Timika. Dan kita sebagai generasi harus meneruskan hal itu,” ujarnya.Menurutnya, tahun 2005 pihaknya melaksanakan gerakan Owaadaa dalam bingkai Musyawarah Pertama (Muspas) pertama di Enarotali merupakan atas permintaan Alm. Manfred untuk mewujudkan misi Keuskupan Timika, yaitu menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga gereja, dan membangun kemandirian dalam tiga pilar kemandirian gereja yakni bidang iman, personil dan finansial di Dekenat Paniai.“Dengan segala buah pikirannya itu, kami tetapkan dia sebagai rasul Owaadaa dari suku Mee. Semoga ia bersama para rasul dan orang suci lain di surga,” jelas Kuayo.Pastor Sebastian Maipaiwaiiyai mengatakan, sosok alm Manfred Mote sulit didapatkan di negeri ini, sebab apa yang ia lakukan telah menyentuh suku bangsa Mee. “Kita harus bersyukur, bahwa kepergiansaudara Manfred ini menuntut kita harus meneruskan karyanya itu dan menyebarkan ke seluruh pelosok,” kata Maipaiwiiyai.Lanjutnya, Tuhan Yesus berkarya di dunia hanya 3 tahun setelah itu ia harus rela mati di kayu salib demi umat dan amanat dari sang penebus itu masih hidup sampai saat ini. “Itu sama saja dengan Manfred. Manfred harus meninggal dan menghadap kepada Tuhan. Itulah cara Tuhan. Tuhan mau supaya karya-karya dari almarhum itu kita yang lain harus lanjutkan,” pungkasnya. (AB)
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
*) Oleh : Akbar Muram Dani, S.IP.*
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
PAW Anggota KPU Deiyai, Dilantik
suroso  Selasa, 22 Maret 2022 23:11
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan