Home Dogiyai Empat Paslon Pilkada Dogiyai Berdebat

Empat Paslon Pilkada Dogiyai Berdebat

suroso  Kamis, 9 Februari 2017 10:26 WIT
Empat Paslon Pilkada Dogiyai Berdebat
NABIRE - Keempat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai pada Pilkada Serentak 2017, Sabtu (4/2) mengikuti debat terbuka. Debat terbuka yang merupakan tahapan Pilkada Kabupaten Dogiyai ini digelar oleh KPU Dogiyai di aula guest house Nabire. Ruang aula guest house penuh terisi tamu undangan dan juga para pendukung keempat kandidat yang akan berdebat tersebut. Debat terbuka Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dogiai dengan tema “Reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Dogiyai” ini terbagi dalam 4 segmen. Segmen pertama penyampaian visi misi, segmen kedua penajaman visi misi, segmen ketiga debat antar pasangan calon, segmen keempat pernyataan penutup. Debat yang dipandu moderator Azis Baharudin ini dengan moderator masing-masing DR Martha Pigome, SH, M.Hum dari akademisi dosen Uswim Nabire, Henderina Morin, SE, M.PA sebagai pakar manager dan pelayanan publik, dan Frits Ramandey, S.Sos, MH, sebagai pakar dalam isu sosiologi dan HAM sekaligus sebagai Ketua Komnas HAM Papua.Dalam sambutannya, Ketua KPU Dogiyai, Moses Magai mengatakan, debat terbuka bagi Paslon peserta Pilkada Kabupaten Dogiyai ini merupakan bagian dari tahapan Pilkada Serentak di Kabupaten Dogiyai. Dalam debat terbuka, masing-masing Paslon akan menyampaikan visi misinya agar bisa dengar dan diketahui oleh masyarakat luas.Kita berharap, apa yang disampaikan dalam debat terbuka tidak hanya sebuah goresan pena maupun ucapan belaka. Namun visi misi yang sudah tercatat dan program kerja yang terungkap saat debat, hendaknya bisa diimplementasikan ketika dipercayakan memimpin Kabupaten Dogiyai ke depan.Kami sebagi penyelenggara menyampaikan agar saat debat terbuka nanti tidak boleh saling menyinggung Paslon satu dengan yang lain. Dan kegiatan debat terbuka ini terselenggara berkat bantuan dan sumbangsih banyak pihak. “Untuk itu pada kesempatan ini kami menyampaikan banyak terima kasih,” ujar Moses Magai.Pantauan media ini saat debat terbuka, terlihat berjalan lancar dan aman. Keempat Paslon baik itu calon bupati maupun calon wakil bupati berkesempatan menyampaikan visi misinya. Tak hanya calon bupati yang berbicara, namun calon wakil bupati pun ikut menyampaikan pendapatnya saat penyampaian visi misi masing-masing Paslon.Paslon nomor urut 1, Yakobus Dumupa, S.IP - Oskar Magai, SH maju di Pilkada Dogiyai dengan dukungan PDI-Perjuangan, PKB, dan Gerindra. Paslon ini memiliki visi Dogiyai Bahagia. Dengan misi, pertama, penataan kelembagaan pemerintahan daerah dan peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik (masyarakat) dengan berpedoman pada asas umum penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan prinsip pelayanan yang prima. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengelolaan kemampuan intelektual, kemampuan emosional, dan kemampuan spiritual secara berimbang.Ketiga, peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pengembangan sistem pengelolaan dan pelayanan kesehatan yang prima. Keempat, peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat melalui sistem pengelolaan ekonomi kerakyatan dan pengembangan investasi yang berpihak kepada masyarakat. Kelima, pengembangan dan pelestarian nilai dan kehidupan keagamaan serta pengembangan dan pelestarian kehidupan adat dan kebudayaan sebagai landasan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat.Keenam, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Ketujuh, pengembangan infrastruktur umum dan infrastruktur dasar dengan memperhatikan aspek pelestarian adat dan kebudayaan dan pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan. Kedelapan, peningkatan pelayanan sosial kepada masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.Kesembilan, pembukaan lapangan pekerjaan, dan pemberdayaan tenaga kerja dan penyerapan tenaga kerja. Kesepuluh, penataan dan pengembangan parisiwata, kesenian dan keolahragaan berdasarkan potensi dan kebutuhan. Kesebelas, pemberdayaan pemuda, perempuan dan anak. Keduabelas, peningkatan pemberdayaan produk hukum daerah, jaminan keamanan, dan penegakkan HAM dan kehidupan berdemokrasi. Ketiga belas, penghargaan, penghormatan dan pemenuhan hak-hak dasar orang asli Papua dalam segala aspek kehidupan sebagai implementasi UU No 21 tahun 2001 tentang Otsus bagi Papua sebagaimana diubah dengan UU No 35 tahun 2008 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 2008 tentang perubahan atas UU No. 21 tahun 2001 tentang Otsus bagi Papua menjadi UU.Paslon nomor urut 2, Drs. Anthon Iyowau - Yanuarius Tigi, S.IP, didukung PKS. Paslon ini memiliki visi terciptanya masyarakat Dogiyai yang bersatu, adil, damai dan sejahtera berdasarkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Dengan misi, pertama, peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Ketiga, pemenuhan kebutuhan dasar. Keempat, peningkatan pemberdayaan ekonomi kerakyatan (PER). Kelima, peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang cerdas, inovatif, kreatif dan produktifitas sumber daya manusia. Keenam, meningkatkan derajat dan kualitas pelayanan kesehatan yang prima. Ketujuh, meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berbasis tata ruang dan lingkungan hidup. Kedelapan, wujudkan stabilitas daerah yang tertib dan aman.Paslon nomor urut 3, Francesco Tebay, SH - Benidiktus Kotouki, SE, maju pada Pilkada Dogiyai melalui jalur perseorangan. Paslon ini memiliki visi, religius, cerdas, mandiri dan sejahtera. Dengan misi, pertama, membentuk masyarakat yang religius, beriman, taqwa dan hidup rukun dan damai. Kedua, tata kelola pemerintahan. Ketiga, pengembangan sumber daya manusia (pendidikan). Keempat, kesehatan. Kelima, ekonomi kerakyatan berbasis pengelolaan SDA. Keenam, penghormatan dan penghargaan terhadap masyarakat adat. Ketujuh, peningkatan layanan infrastruktur dasar.Paslon nomor urut 4, Markus Waine dan Angkian Goo, S.Pi, diusung oleh Partai Hanura pada Pilkada Dogiyai ini. Paslon ini mempunyai misi Bangun Dogiyai dengan hati nurani. Dengan misi, pertama, peningkatan iman dan taqwa. Kedua, peningkatan jaminan keamanan. Ketiga, peningkatan infrastruktur dasar. Keempat, peningkatan pelayanan pemerintahan. Kelima, peningkatan kesejahteraan rakyat. Keenam, peningkatan ekonomi kerakyatan. Ketujuh, peningkatan kesehatan masyarakat. Kedelapan, peningkatan sumber daya manusia. (ros)
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
*) Oleh : Akbar Muram Dani, S.IP.*
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
PAW Anggota KPU Deiyai, Dilantik
suroso  Selasa, 22 Maret 2022 23:11
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan