Home Dogiyai Persoalan Jabatan Bupati Dogiyai, Dimediasi

Persoalan Jabatan Bupati Dogiyai, Dimediasi

suroso  Rabu, 29 Maret 2017 10:37 WIT
Persoalan Jabatan Bupati Dogiyai, Dimediasi
NABIRE – Sabtu (25/3) malam, bertempat di ruang kerja Kapolres Nabire telah berlangsung pertemuan dalam rangka mediasi penyelesaian masalah jabatan Bupati Dogiyai antara Plt. Bupati Dogiyai Herman Auwe, S.Sos dengan Bupati Dogiyai Non aktif, Drs. Thomas Tigi. Saat pertemuan itu, Kapolres Nabire, AKBP Sony Sanjaya, SIK menyampaikan, tujuan pertemuan ini untuk mediasi antara Plt. Bupati Dogiyai Herman Auwe, S.Sos dengan Bupati Non Aktif Drs. Thomas Tigi terkait kedudukan jabatan Bupati Dogiyai agar situasi Kambtibmas di Kabupaten Dogiyai tetap aman dan kondusif.Dikatakan, menurut aturan yang ada apabila Drs. Thomas Tigi ingin kembali menduduki jabatan Bupati Dogiyai, harus berdasarkan Surat Keputusan dari Mendagri yang mengaktifkan kembali menjadi Bupati Dogiyai dengan mengacu pada putusan Mahkamah Agung.Kapolres Nabire juga mengharapkan agar dengan sisa waktu sekitar 9 bulan ini, Drs. Thomas Tigi mendukung Plt. Herman Auwe, S.Sos dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Dogiyai.Plt. Bupati Dogiyai, Herman Auwe, S.Sos menyampaikan, pada dasarnya dirinya tidak keberatan jika Drs. Thomas Tigi ingin menduduki jabatan Bupati Dogiyai dengan sisa waktu yang ada. Namun harus ada surat yang jelas dari Mendagri maupun SK dari Gubernur Papua.Namun apabila tidak ada surat dari Mendagri maupun SK dari Guburnur Papua yang mengaktifkan kembali Drs. Thomas Tigi, diharapkan tidak ikut campur dalam pemerintahan di Kabupaten Dogiyai.Sementara itu, Bupati Non Aktif Drs. Tomas Tigi mengatakan, dirinya kembali menjabat sebagai Bupati Dogiyai berdasarkan perintah lisan dari Gubernur Papua karena kosongnya jabatan Bupati Dogiyai pasca selesainya waktu Penjabat Bupati Dogiyai, Emi Enumbi dan ikutnya Herman Auwe, S.Sos dalam Pilkada Dogiyai tahun 2017.“Dalam waktu dekat ini saya akan menghadap Gubernur Papua untuk meminta SK pengangkatan saya kembali menjadi Bupati Dogiyai. Pada dasarnya kami dengan Plt. Bupati Dogiyai Herman Auwe, S.Sos tidak ada permasalahan karena kami ini satu paket,” ujarnya.Sementara itu, Dandim 1705/PN, Letkol. Inf. Jerry Harapan Tua Simatupang mengatakan, pada dasarnya aparat keamanan dalam hal ini TNI/POLRI tidak ikut campur dalam mengambil keputusan politik maupun birokrasi pemerintahan. Dirinya mengharapkan kepada kedua belah pihak dapat bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Dogiyai karena keduanya merupakan putra terbaik Kabupaten Dogiyai. Dirinya juga mengingatkan agar kedua belah pihak tetap menjaga keamanan di Kabupaten Dogiyai.Penasehat hukum bupati non aktif, Ricard Dodof, SH, MH, turut hadir dalam pertemuan itu. Dirinya sempat mengatakan, secara administrasi putusan PTUN  Makassar telah menggugurkan SK Gubernur Papua tentang penonaktifan  Bupati Dogiyai Drs. Thomas Tigi dan secara otomatis Drs. Thomas Tigi aktif kembali sebagai Bupati Dogiyai.“Kami akan berangkat ke Jayapura untuk menghadap Gubernur Papua guna meminta surat secara tertulis tentang pengaktifan kembali Drs. Tomas Tigi menjadi Bupati Dogiyai,” tambahnya.Pertemuan selesai sekitar pukul 20.20 Wit dalam situasi aman dan terkendali. Pertemuan antara Plt. Bupati Dogiyai Herman Auwe, S.Sos dengan Bupati Non Aktif Drs. Thomas Tigi yang difasilitasi Kapolres Nabire dalam rangka memediasi adanya perselisihan kedua belah pihak dan tidak ikut campur dalam urusan politik agar roda pemerintahan di Dogiyai dapat berjalan normal dan situasi Kambtibmas tetap dalam keadaan aman dan kondusif.alam pertemuan tersebut Drs. Thomas Tigi akan menahan diri, menghargai dan tidak ikut campur dalam birokrasi pemerintahan di Kabupaten Dogiyai. Sampai menunggu adanya surat secara tertulis dari Gubernur Papua maupun Mendagri tentang pengaktifan kembali menjadi Bupati Dogiyai.Hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, Plt. Bupati Dogiyai, Herman Auwe, S.Sos, Bupati Dogiyai Non Aktif, Drs. Thomas Tigi, Kapolres Nabire AKBP Sony Sanjaya, SIK, Dandim 1705/PN Letkol. Inf. Jerry Harapan Tua Simatupang, Wakil Ketua II DPRD Dogiyai, Markus Mote, Ketua Komisi A DPRD Dogiyai, Vincen Tebay, Anggota Komisi B DPRD Dogiyai, Yusak Tebai, Penasehat hukum Ricard Dodof, SH, MH, tokoh masyarakat Alex Koga, LO Polda Papua Kabupaten Dogiyai, Kompol Bambang Suranggono, S.Sos, Kasat Reskrim Polres Nabire, AKP Helmi Tamaela, SIK, Kaur Bin Ops Sat Intelkam Polres Nabire, M. Mudasir, S.Sos. (ros/ist)
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
*) Oleh : Akbar Muram Dani, S.IP.*
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
PAW Anggota KPU Deiyai, Dilantik
suroso  Selasa, 22 Maret 2022 23:11
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan