Home Dogiyai Pemda dan DPRD Dogiyai Dinilai Tak Peduli dengan Warganya

Pemda dan DPRD Dogiyai Dinilai Tak Peduli dengan Warganya

suroso  Rabu, 17 Mei 2017 13:50 WIT
Pemda dan DPRD Dogiyai Dinilai Tak Peduli dengan Warganya
DOGIYAI – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Dogiyai disebut lakukan pembiaran terhadap warganya sendiri. Pasalnya, sejauh ini banyak warga Dogiyai diintimidasi oleh aparat keamanan. Namun, hingga saat ini Pemda dan DPRD dinilai lakukan pembiaran terhadap warga Dogiyai. Ketua Solidaritas Peduli Budaya Rakyat Mee Dogiyai, Benediktus Goo, mengatakan, Pemda dan DPRD Dogiyai dengan sengaja terlantarkan warga Dogiyai. Ketidakpedulian pemerintah daerah ini sangat disayangkan.Ia menilai pemerintah seharusnya melindungi seluruh warga Dogiyai. Selama ini, Tim Gabungan Giat Operasi Praja sudah melakukan sweeping hampir tiap hari di Moanemani. Namun, Pemda sama sekali tidak pernah datangi ke aparat keamanan untuk tanyakan tujuan dilakukan sweeping.Pasalnya sweeping yang dilakukan itu tanpa arah. Karena, pada umumnya sweeping yang dilakukan itu selalu ada prosedur dan petunjuk teknis.Ia sebut, Pemda dan DPRD Dogiyai menjadi budak dari aparat keamanan yang bertugas di Dogiyai. Pernah mengajak pemerintah untuk melakukan pertemuan dengan pihak keamanan yang melakukan sweeping. Namun, saat mengajak diskusi, Pemda Dogiyai malah lari dari persoalan yang dialami warga Dogiyai.Satu contoh pembiaran dari DPRD itu pada saat ribuan warga Dogiyai turun jalan dan mendatangi kantor DPRD, beberapa waktu lalu. Dari 20 anggota DPR Dogiyai, hanya tiga anggota DPRD yang menerima masa aksi.Hal tersebut dinilai pengkhianatan terhadap warga Dogiyai. Karena, DPRD merupakan perpanjangan tangan dari rakyat. DPRD itu juga dipilih oleh rakyat sehingga seyogyanya DPRD harus menerima aspirasi yang disampaikan oleh warga Dogiyai sebagai bentuk protes keras atas sweeping yang memakan korban.Mama Anou (46) mengaku kesal dengan sikap apatis dari Pemda dan DPRD Dogiyai. Sebab, Mama Anou bersama warga lain sudah pernah datangi ke kantor DPRD untuk mengadu beberapa hal.“Beberapa kali saya pernah datang ke kantor DPR. Tapi, setiap kali saya datang, DPR tidak pernah ada di kantor. Sebenarnya, DPRD itu siapa yang pilih? Masyarakat yang pilih atau pemerintah?” tanya Mama Anou.Sikap DPRD Dogiyai yang tidak pernah peduli ini, kata Mama Anou, harus diketahui publik agar, kedepan warga berikan hak suara kepada mereka yang benar-benar mau berjuang dan berkorban untuk rakyat Dogiyai. (ris/ist)
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
*) Oleh : Akbar Muram Dani, S.IP.*
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
PAW Anggota KPU Deiyai, Dilantik
suroso  Selasa, 22 Maret 2022 23:11
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan