Home Deiyai STK Touye Papa Deiyai Memiliki Gedung Asrama Mahasiswa Baru

STK Touye Papa Deiyai Memiliki Gedung Asrama Mahasiswa Baru

suroso  Rabu, 31 Mei 2017 14:13 WIT
STK Touye Papa Deiyai Memiliki Gedung Asrama Mahasiswa Baru
DEIYAI - Yayasan Emawa Owaada, sejak empat tahun lalu telah berupaya  mendirikan sebuah perguruan tinggi, yaitu STK Touye Papa di Waghete, Kabupaten Deiyai. Dalam rangka mengembangkan perguruan tinggi STK Touye Papa, pihak yayasan bersama dengan pihak akdemisi, telah berupaya melakukan berbagai langkah strategis, salah satu upayanya adalah pihaknya telah  membangun sebuah gedung asrama mahasiswa sementara, dengan memiliki empat kamar tidur, masing-masing  satu kamar menyediakan empat tempat tidur, berlokasi di samping gedung Kampus STK Touye Papa di Waghete, yang jaraknya tidak jauh dari Kampus STK Touye Papa. Gedung asrama putra sementara, yang dibangun sejak tahun lalu itu pada berapa hari lalu telah diresmikan oleh Pastor Paroki Waghete, yang ditandai dengan pemberkatan gedung asramaagar gedung asrama tersebut dapat digunakan bagi para mahasiswa STK yang kuliah di Perguruan Tinggi STK Touye Papa di Waghete. Seusasi pemberkatan, Ketua STK Touye Papa, Romo Michael Tekege, Pr melalui sambutannya mengatakan, gedung asrama mahasiswa yang dibangun ini adalah salah satu upaya yang dilakukan dari pihak yayasan bersama pihak akademisi, tetapi juga tidak terlepas dari kerja keras dari para mahasiswa sehingga telah terbangunlah sebuah gedung asrama mahasiswa sementara. “D dibangunnya sebuah gedung asrama  putra ini akan dapat membantu bagi para mahasiswa yang kuliah disini, khususnya mahasiswa yang selalu datang dari jauh ibukota kabupaten di Waghete. Sehingga, dengan tersedianya asrama ini akan menjawab apa yang menjadi beban bagi para mahasiswa selama ini. Sekarang tidak perlu lagi para mahasiswa yang datang dari jauh ke kampus, mulai besok/lusa juga para mahasiswa dapat menempati kamar untuk bisa tinggal, belajar, datang ke kampus dari asrama,” jelasnya.  Lanjutnya, penyediaan gedung asrama ini, walaupun sementara tetapi, pihak pengelola bersama kerja kerasnya para mahasiswa, telah terjawab satu kebutuhan dalam pengembangan kampus STK ini.  Karena menurut dia, gedung asrama adalah salah satu sarana penunjang dalam proses perkuliaan di dalam sebuah perguruan tinggi, maka  terkabulnya satu kerinduan bagi para mahasiswa yang selama ini, para mahasiswa selalu merindukan, untuk dapat tinggal di tempat yang layak dalam proses bangku kuliah di STK ini.   “Hasil kerja keras dan upaya dari semua pihak akademisi maupun pengurus senat, bersama yayasan telah mendirikan sebuah asrama sehingga para mahasiswa merasa legah, tidak menjadi beban soal tempat tinggi bagi mahasiswa yang datang dari jauh dari ibukota Deiyai, di Waghete,” katanya.Oleh sebab itu, dirinya selaku Pimpinan Perguruan Tinggi STK mengharapkan, kepada para mahasiswa khususnya bagi para mahasiswa yang akan menghuni asrama, dapat menjaga dan merawat gedung asrama dan juga dapat menjaga kebersihan agar gedung asrama tetap selalu terjaga dari bahaya kerusakan dan sampah.   Sementara itu, seusai pemberkatan Ketua senat STK Touye Papa Willem Bukega mengatakan, dibangunnya, sebuah gedung asrama putra ini merupakan hasil kerja keras pengurus Senat  STK bersama dengan pihak akademisi STK, karena usulan untuk membangun adalah sesuai dengan program pengurus senat STK, sehingga sesuai dengan sebuah komitmen bersama telah berhasil membangun sebuah gedung asrama untuk para mahasiswa STK.  “Asrama ini satu pintu, kita akan gunakan untuk Sekretariat Pengurus Senat STK. Selain itu, akan dipakai untuk tempat tidur para mahasiswa dan lainnya akan digunakan kamar tidur bagi para mahasiswa,”ungkapnya, setelah proses pemberkatan belum lama ini di Waghete.    Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih, kepada pihak yayasan, pihak akademisi dan teman-teman mahasiswa atas kekompakan, partisipasi, kerjasama yang baik, karena hasil dukungan dan kerja keras serta partisipasinya, telah terbangun sebuah asrama bagi mahasiswa, sehingga para mahasiswa juga akan dapat tinggal di tempat yang layak, dalam proses perkuliahan ini.    “Kami sampaikan terima kasih, karena dengan adanya asrama ini para mahasiswa akan dapat belajar dengan baik di asrama dan juga dapat tinggal di tempat yang layak,” ujarnya. Sementara itu, sekedar diketahui proses pelaksanaan acara pemberkatan gedung asrama putra STK sementara, diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Pastor Paroki Waghete, berlangsung di Aula Lap IPA SMP YPPK Waghete dan  dalam acara pemberkatan asrama, dihadiri pihak pengurus yayasan, pihak akademisi, para mahasiswa serta undangan lainnya. (henbob)   
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Rabu, 19 Januari 2022 4:54
Menata Kabupaten Deiyai yang Lebih Baik
Kita sebagai warga Kabupaten Deiyai yang berpiir rasional dan ebyektif, kita semua pasti sepakat mengani tiga hal, yakni (1) Kita sedang mengalami krisis kepemimpinan dalam politik dan pemerintahan,

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan