Home Jayapura Khawatir, Kader Demokrat Papua Bentengi LE

Khawatir, Kader Demokrat Papua Bentengi LE

suroso  Jumat, 22 September 2017 11:41 WIT
Khawatir, Kader Demokrat Papua Bentengi LE
  JAYAPURA - Salah satu kader Partai Demokrat di Papua, Emus Gwijangge, mengatakan pihaknya sedang berupaya membentengi Ketua DPD Demokrat Papua, Lukas Enembe (LE), lantaran khawatir akan keselamatan Gubernur Papua itu."Memang belum ada langkah resmi dari pengurus DPD Partai Demokrat Papua, misalnya membentuk tim. Tapi secara individu dan fraksi di DPR Papua, kami sudah membentengi bapak (Lukas Enembe). Kami selalu ada di belakangnya, ini untuk keselamatan beliau," kata anggota Komisi I DPR Papua itu, Kamis (21/9/2017). Katanya, wajar jika DPP Demokrat melakukan investigasi, karena khawatir keselamatan LE. Hal itu dikarenakan Lukas Enembe termasuk kader partai dan Ketua DPD Demokrat Papua, juga Gubernur Papua, yang nantinya sebagai bakal calon petahana dalam Pilgub Papua, 2018."Kami harap Ketua DPP Demokrat, mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, juga mendukung ini. Ini penting untuk keamanan dan keselamatan Lukas Enembe," ujarnya.Menurutnya, pascapertemuan antara Lukas Enembe, Kepala BIN Budi Gunawan (BG) dan Kapolri Tito Karnavian, beredar berbagai informasi di masyarakat. Ada yang menyebut kepala BIN menyodorkan dokumen berisi 16 poin kepada LE, di antaranya poin terkait Pilgub Papua dan Pemilu mendatang. Ada pula yang menyebut pertemuan itu membahas keamanan di Papua."Tapi keliru kalau ada yang menyebut 16 poin itu hoax. Memang benar ada 16 poin yang disodorkan kepada Lukas Enembe, dan kini beliau dalam tekanan," katanya.Ia mengingatkan, jangan ada pihak-pihak yang mengeluarkan pernyataan tanpa didasari bukti, karena akan memperkeruh situasi, terutama di Papua."Apalagi kalau pernyataan itu disampaikan mereka yang ada di Jakarta, dan tidak mengerti situasi Papua. Kalau Lukas Enembe menyatakan, 16 poin itu tidak benar, ini karena beliau ada dalam tekanan, sehingga sulit bicara," ujarnya.Hal serupa dikatakan penasehat DPD Demokrat Papua, Yunus Wonda. Ketua DPR Papua itu menyatakan, mereka yang tidak tahu apa pun, tak perlu berkomentar."Kami yang tahu semuanya, tidak mau komentar. Jangan memperkeruh suasana, kalau tahu situasi politik di Papua. Mereka di luar Papua tidak perlu berkomentar, lebih baik mengikuti saja, karena kami yang menjalani," ucap Wonda (ist)
suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan