Home Dogiyai Jembatan Mapia Telan Korban 2 Motor

Jembatan Mapia Telan Korban 2 Motor

suroso  Minggu, 5 Nopember 2017 15:49 WIT
Jembatan Mapia Telan Korban 2 Motor
DOGIYAI – Jembatan kali Mapia menelan korban dua (2) buah kendaraan motor roda dua. Satu nyawa juga nyaris korban di jembatan tersebut namun selamat karena diselamatkan oleh rekan-rekan lainnya. Dua motor tersebut terhanyut saat melintas di atas jembatan. Satu jembatan hanyut terpeleset ketika melewati jembatan setelah pulang dari Bomomani, ibukota Distrik Mapia, beberapa bulan lalu. Sedangkan satu kendaraan motor Honda Vesra hanyut bersama dua jerigen bensin berisi 30 liter. Menurut informasi dari warga sekitar, satu motor pertama terpeleset dan jatuh ke kali ketika pulang dari Bomomani ke Putapa, Distrik Mapia Tengah. Motornya tenggelam terbawa arus kali Mapia. Sedangkan motor ke dua, pengendara, Yakobus Boga terpeleset dari jembatan bersama dengan dua jerigen premium dari Bomomani. Kejadian tersebut, menurut warga, Yakobus terpeleset dan jatuh ke dalam kali Mapia bersama dengan dua jerigen. Warga sempat mencari motor tersebut di dalam air tetapi karena derasnya kali Mapia cukup keras, bekas motor saja terhanyut bersama dengan arusnya kali Mapia. “Saya juga ikut tenggelam tetapi saya selamat karena berhasil ke arah pinggir kali. Motor saya cari sambil molo tetapi tidak ketemu kerangka juga,” tutur Yakobus mengisahkan tenggelamnya motor vesra, dua pecan lalu. Dua motor tersebut terpeleset dan menjadi korban di atas jembatan darurat kali Mapia gara-gara kondisi jembatan yang kurang layak dilalui kendaraan. Jembatan darurat tersebut dibangun oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Sta Maria Bunda Rosario Modio awal tahun ini untuk mempermudah penyeberangan kali Mapia di Jalan Lingkar Mapia dari Distrik Mapia (Bomomani) ke Distrik Mapia Tengah, Mapia Barat dan Piyaiye. Karena sebelumnya, masyarakat dari 3 distrik tersebut menyeberang kali Mapia ke Moanemani (ibukota Kabupaten Dogiyai) di atas dua buah kayu buah. OMK Paroki Modio membangun jembatan darurat dengan papan seadanya dengan harapan masyarakat bisa menyeberang dengan jembatan. Namun, masyarakat khususnya pengendara kendaraan roda dua memaksakan diri menyeberang dengan motor karena pembangunan jembatan Kali Mapia terlantar setahun. Selama setahun, pekerjaan jembatan Kali Mapia terlantar. Padahal jembatan tersebut merupakan poros utama lintas dari tiga distrik ke Distrik Mapia dan Dogiyai (ibukota kabupaten). Menurut pantauan media ini, pembangunan jembatan Kali Mapia baru hanya bahu jembatan, sedangkan pekerjaan lainnya belum disentuh. Pemerintah Kabupaten Dogiyai berjanji akan memprioritaskan pembangunan jembatan tersebut dalam tahun anggaran ini tetapi nyatanya hingga menjelangkan minggu terakhir berakhirnya tahun anggaran 2017, belum disentuh sama sekali. (ans)
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Rabu, 19 Januari 2022 4:54
Menata Kabupaten Deiyai yang Lebih Baik
Kita sebagai warga Kabupaten Deiyai yang berpiir rasional dan ebyektif, kita semua pasti sepakat mengani tiga hal, yakni (1) Kita sedang mengalami krisis kepemimpinan dalam politik dan pemerintahan,

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan