Home Dogiyai Sejumlah Pelaku Penganiayaan Sopir Truk Diburu Polisi

Sejumlah Pelaku Penganiayaan Sopir Truk Diburu Polisi

suroso  Sabtu, 29 Februari 2020 6:44 WIT
Sejumlah Pelaku Penganiayaan Sopir Truk Diburu Polisi
DOGIYAI - Para pelaku penganiayaan terhadap sopir truk Yus Yunus, yang terjadi di Kabupaten Dogiyai, pada hari Minggu (23/02/2020) siang kemarin, kini menjadi target pengejaran (baca: diburu),  Kepolisian Resor Nabire,Hal itu ditegaskan, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal, seperti dilansir dari Tribratanews, Jumat (28/02/2020) kemarin. .Menurut keterangan Kabid Humas Polda Papua, saat ini para pelaku masih dikejar oleh anggota di lapangan. Para pelaku dapat dijerat dengan pasal sebagaimana dimaksud dalam Primair Pasal 170 Ayat (2) Ke-3 KUHP Subsidar Pasal 351 Ayat (3) KUH Pidana, yaitu tentang Tindak Pidana Secara Bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.Selain itu, Polda Papua saat ini juga telah menurunkan tim untuk melakukan klarifikasi terkait kejadian tersebut untuk mencari fakta-fakta yang terjadi di lapangan.Lanjut Kabid Humas, pasca kejadian tersebut saat ini situasi di Distrik Kamu Kabupaten Dogiyai aman dan kondusif.Sementata itu, jajaran Satuan Reskrim Polres Nabire sendiri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus Lakalantas dan penganiayaan yang terjadi di Dogiyai tersebut.Adapun barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian dari hasil olah TKP diantaranya, 11 buah batu, dua (2) belah kayu, 1 serpihan kaca truck dan 1 besi kaca spion truck.Kasus ini sendiri ditangani oleh Satreskrim Polres Nabire. Penyidik sendiri masih melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi yang sebagian merupakan anggota Polri. (wan)
suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan