Home Dogiyai Dewan Adat Meepago Himbau Semua Komponen Cegah Masuknya Corona di Dogiyai

Dewan Adat Meepago Himbau Semua Komponen Cegah Masuknya Corona di Dogiyai

suroso  Rabu, 18 Maret 2020 5:51 WIT
Dewan Adat Meepago Himbau Semua Komponen Cegah Masuknya Corona di Dogiyai
Dogiyai – Sekretaris Dewan Adat Meepago kabupaten Dogiyai, Alexander Pakage, meminta kepada semua komponen yang ada di Dogiyai, baik pemerintah, DPRD, TNI/Polri dan masyarakat agar berperan mencegah masuknya virus corona di kabupaten Dogiyai.Hal itu disampaikan Alexander Pakage, senin (16/03). Dikatakan Pakage, perlu ada upaya dari semua pihak secara serius sehingga virus corona tidak sampai masuk ke kabupaten Dogiyai.Beberapa upaya yang diungkapkan Alexander Pakage diantaranya meminta Pemkab Dogiyai menghentikan semua perjalanan dinas keluar Dogiyai maupun keluar Papua, baik perjalanan dinas dari kantor, pengusaha, hingga tour rohani.Kepada pegawai yang sudah terlanjur melakukan perjalanan dinas keluar Dogiyai dan Papua, agar jangan langsung pulang ke Dogiyai, tapi dikarantina dulu selama 14 hari.Selain itu, seluruh kegiatan dari pusat seperti sosialisasi, bimtek, rakor, rekon dan lain sebagainya, agar dihentikan sementara.Sementara dana untuk perjalanan dinas bisa dialihfungsikan ke pengadaan alat deteksi virus corona (Covid-19) dan memperbaiki sistem pelayanan medis dalam penanganan virus corona.Dana tersebut juga bisa digunakan untuk memperbanyak dan membagi brosur, stiker, video dan baleho untuk langgkah langkah pencegahan kepada masyarakat.Sementara untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya terbuka dan mengumpulkan banyak orang, agar bisa dihentikan. Contohnya seperti musrenbang, rapat dan sejenisnya.Sementara bagi warga Dogiyai, diminta untuk tidak keluar ke Nabire, Timika, apalagi ke luar Papua hingga beberapa bulan kedepan. Agar menahan diri di kampung dan distrik masing-masing dan hidupkan tungku api di masing-masing keluarganya dan kampungnya masing-masing.Warga juga diminta untuk tidak mendatangi tempat keramaian seperti pasar, tempat togel, dan lain sebagainya.Masyarakat juga diminta melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan dan kesehatan seperti yang diinstruksikan pemerintah pusat maupun WHO.emua masyarakat harus ikuti cara pencegahan yang di berikan oleh beberapa pihak baik dari WHO maupun dari Pemeeintah Pusat yang brosulnya tersebar lewat media sosial WA dan“Penyakit ini juga tidak memilih-milih dia ini Bupati, DPR, laki laki, perempuan, besar, kecil, terhomat, hina, pejabat, masyarakat biasa, tapi semua bisa kena. Oleh karena itu perlu kerjasama yang baik dalam penanganannya”, pungkas Alexander Pakage. (John Magai)
suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
DPRD Dogiyai Tunda Undang Eksekutif
suroso  Selasa, 5 April 2022 19:9
Plt. Sekda Pimpin Apel Pagi Di Satpol PP
suroso  Jumat, 1 April 2022 0:6
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan