Home Jayapura Mulai Hari Ini, ASN Papua Bekerja di Rumah

Mulai Hari Ini, ASN Papua Bekerja di Rumah

suroso  Rabu, 18 Maret 2020 6:16 WIT
 Mulai Hari Ini, ASN Papua Bekerja di Rumah
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mulai menjalankan kebijakan social distancing atau mengurangi perjumpaan warganya, demi mengurangi risiko mewabahnya virus Corona di Papua. Mulai Rabu (18/3), Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta bekerja dari rumah selama 14 hari.Hal itu dinyatakan Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen usai rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua di Jayapura, Selasa (17/3/2020). Ia menyatakan kebijakan itu diputuskan menyusul adanya empat pasien terduga Corona di Papua.“Meskipun belum adanya hasil [dari tes Corona atas] sampel empat pasien suspect Corona di Jayapura, Biak dan Merauke [itu], namun status Papua masih dalam siaga darurat. Dengan demikian, mulai besok ASN Papua bekerja dari rumah masing-masing,” kata Dosinaen.Terkait pelayanan publik di Papua, Dosinaen memastikan Pemerintah Provinsi Papua tetap akan mengikuti segala kebijakan Presiden Jokowi dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Untuk sementara waktu, masyarakat diminta untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian.“Terkait itu, akan ada surat yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Papua. [Surat itu akan] diteruskan ke kabupaten/kota dan instansi vertikal, agar [pemerintah daerah dan instansi itu] bisa mengikuti seluruh kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Papua,” ujarnya.Untuk memastikan ketersediaan sembako, obat-obatan, dan bahan bakar minyak selama masa pembatasan perjumpaan warga itu, Dosinaen meminta Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Paulus Waterpauw untuk mengawasi perdagangan barang-barang itu. “Terkait ini, pasti akan berdampak sekali. Kami minta pengawasan bisa benar-benar dilakukan. Jika ada yang dengan sengaja menimbun [barang-barang itu], akan ditindak tegas,” kata Dosinaen.Terkait kegiatan belajar-mengajar di seluruh sekolah di Papua, Dosinaen menyatakan pihaknya akan menerbitkan surat khusus. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua akan memastikan kebijakan itu tidak berdampak buruk bagi para siswa, khususnya siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional. “Malam ini surat edaran itu akan keluar setelah ditandatangani Pak Wakil Gubernur, sehingga bisa diinformasikan kepada publik,” jelasnya.Dosinaen menengaskan meskipun status Papua adalah siaga darurat, Pemerintah Provinsi Papua tidak memberlakukan lockdown atau menutup akses dari dan menuju Papua. “Papua tetap lakukan siaga, dan ini berlaku bagi seluruh kabupaten/kota,” tutupnya. (ist)
suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan