Home Deiyai Enam Tahanan Rasisme Deiyai Divonis Bebas

Enam Tahanan Rasisme Deiyai Divonis Bebas

suroso  Jumat, 20 Maret 2020 6:28 WIT
Enam Tahanan Rasisme Deiyai Divonis Bebas
NABIRE - Kamis (19/3) kemarin, di ruang sidang Pengadilan Negeri Nabire, hakim membaca butusan vonis bebabas kepada 6 tahanan antis rasisme Deiyai. Setelah sebelumnya pada pecan lalu divanonis bebes kepada 3  rekan  lain yang juga sebagai tahan anti rasisme Deiyai. Putusan tersebut, Ketua LBH Papua, Emanuel Gobai,SH.M.H menilai,  jauh dibawah dari Tuntutan Jangksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta vonis terhadap ke 6 aktivis anti rasis deiyai selama 1 Tahun penjara dikurangi masa tahanan. “Para Tahanan Anti Rasisme di Deiyai Papua hari ini bebas. Mereka dinyatakan tak bersalah dan bebas,”kata Ego kepada wartawan  harian pagi papua pos Nabire, kamis (19/3) kemarin. Sementara Ketua DPRD Deiyai,  Petrus Badokapa, menyampaikan rasa syukur dan pujian kepada semua masyarakat Deiyai yang telah menantikan bebasnya 9 orang tahanan anti rasisme .  “Para tahanan 9 orang itu sudah dinyatakan bebas oleh hakim hari ini. Mereka bebas tidak bersalah dalam kasus  di Deiyai 28 Agustus 2019 lalu. Para hakim juga mengakui para 9 orang korban ditembak mati oleh aparat keamanan TNI dan POLR,”katanya. “supaya ke depan harus menciptakan Deiyai tanah yang damai. Untuk itu kepada masyarakat supaya kita jaga Deiyai menjadi kota kabupaten yang penuh kasih dan damai,”harapnya. Disamping itu, ketua komisi A DPRD Deiyai Naftali Magai juga menyampaikan supaya kita saling jaga demi terciptanya Deiyai menjadi damai.  “seluruh masyarakat dan aparat keamanan indonesia hentikan angkat senjata untuk membunuh masyarakat. Jangan kita bermain hakim sendiri, ada persoalan untuk kedepan harus diselesaikan secara bermatbat,”ajaknya. (eby)
suroso  Jumat, 14 Juni 2024 12:43
Upaya Kongkrit Menurunkan angka kesakitan akibat Malaria Menuju Eliminasi Malaria di Kabupaten Nabire 2030
Malaria merupakan penyakit menular yang berpotensi fatal dan banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis. Setidaknya 270 juta orang di seluruh dunia menderita malaria, dan lebih dari 2 miliar orang, atau 42% populasi dunia, berisiko terkena malaria. WHO mencatat antara satu hingga dua juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles.: Beberapa orang sering menderita penyakit malaria, dengan gejala khas berupa peningkatan suhu tubuh sementara disertai mual dan muntah. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang menunjukkan gejala khas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2020) tentang kasus malaria di seluruh dunia. Pada tahun 2019, terdapat sekitar 229 juta kasus infeksi malaria di 87 negara endemis malaria, dibandingkan dengan 238 juta kasus pada tahun 2000.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan