Sekda Maipon Minta Kadistrik Kembali ke Distrik

NABIRE - Sekretaris Daerah (Sekda) Nabire, Daniel Maipon memerintahkan semua Kepala Distrik (Kadistrik) se Kabupaten Nabire untuk kembali ke distrik, tempat tugas untuk melakukan upaya-upaya pencegahan virus corona di daerah masing-masing. Dalam melakukan upaya tersebut perlu koordinasi dengan aparat TNI/Polri setempat dan semua stakeholder yang ada. Penegasan tersebut disampaikan Sekda Maipon usai Bupati Nabire, Isaias Douw menyatakan Nabire dalam status Tanggap Darurat Covid-19 selama dua pekan kedepan dari ruang rapat Setda Nabire, Jumat (17/4) sore. Saat mengumumkan Nabire dalam status Tanggap Darurat Covid-19 sebagai bencana non alam, Bupati Nabire didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Juru Bicara Pemerintah, dr Frans Sayori, status tanggap darurat mulai berlaku sejak 17 April hingga 1 Mei 2020 mendatang. Tanggap darurat tersebut bukan bencana alam tetapi tanggap darurat non alam karena tanggap darurat untuk wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Untuk mengamankan tanggap darurat di seluruh wilayah Kabupaten Nabire, Sekda Maipon meminta kepala distrik di daerah ini untuk kembali ke tempat tugas dan melakukan upaya-upaya pencegahan virus corona di wilayahnya masing-masing. Untuk itu, Maipon mengingatkan kepala distrik agar melaksanakan koordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI, kerjasama dengan Polsek dan TNI (Koramil) di wilayah masing-masing dalam rangka mencegah wabah Covid-19 di distrik. Selain kerjasama dengan Polri dan TNI, Maipon juga meminta kepala distrik untuk melibatkan tokoh agama, masyarakat, tokoh wanita, tokoh pemuda dan stakeholder yang ada di distrik untuk bekerjasama mencegah wabah virus corona di daerah ini. Maipon menegaskan, imbauan ini sekaligus sebagai perintah kepada kepala distrik untuk kembali ke tempat tugas dan membangun kerjasama dengan Polri, TNI dan tokoh-tokoh masyarakat dalam rangka pencegahan virus corona di daerah ini.(ans)
Pengumuman Cpns
Papua Dalam Permainan Sio (Persio) Penuh Korban
*) Oleh : Anton Agapa (TOA)
Saatnya Orang Papua Jaga Alam dan Lestarikan Budaya
SAATNYA kita! Orang Asli Papua (OAP) hentikan kerusakan alam yang sebagai pelindung kehidupan dan lestarikan budaya menurut pikiran Alam Orang Papua. Karena Alam dan budaya adalah manusia yang selalu memberi stamina tubuh manusiaagar tetap mempertahankan budaya nafas kehidupan kita diatas alamnya itu sendiri, di Papua.
Hahae
Tatindis Drem Minyak
Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.
Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.
Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem."
Populer
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com
Berlangganan
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com
Berlangganan