Home Pemda Nabire Bupati Douw : Cluster Papua Barat Segera Lapor Cek Kesehatan

Bupati Douw : Cluster Papua Barat Segera Lapor Cek Kesehatan

suroso  Rabu, 29 April 2020 7:28 WIT
Bupati Douw : Cluster Papua Barat Segera Lapor Cek Kesehatan
NABIRE - Menyusul adanya 13 Orang Dalam Pengawasan (ODP) terkonfirmasi positif, sebelumnya hanya 3 pasien positif Covid-19 dan kini menjadi 16 pasien positif di Kabupaten Nabire, adalah terinfeksi dari luar. Lantas warga Nabire yang berdatangan dari Papua Barat atau imported case, bukan penyebaran melalui transmisi lokal. Pengumuman itu disampaikan langsung bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, M.Ap dalam konferensi pers di Kantor Bupati Nabire, Selasa (28/4/20). Bupati Douw kembali meminta kesadaran masyarakat Nabire yang datang dari luar daerah terutama dari Provinsi Papua Barat agar mengkarantina diri dan melapor ke Puskesmas terdekat atau langsung kepada tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire.  “Khususnya kepada saudara-saudara kami yang datang dari Papua Barat, siapa pun dia agar segera melaporkan diri dan mengkarantina diri,” kata Bupati Douw.  Bupati Douw mengakui, semua kasus positif Covid-19 merupakan bagian dari cluster Papua Barat. Sebab sampai saat ini belum ada kasus yang terkonfirmasi melalui transmisi lokal. “Bukanlah aib kalau kita terkena virus Covid-19, tapi ini bisa menimpa siapa saja. Yang saya khawatirkan adalah, kalau kita dalam keadaan sehat, namun sesungguhnya kita adalah carrier. Ini yang sangat berbahaya sekali," tutur bupati. Bupati Douw berharap kesadaran masyarakat untuk melaporkan diri tanpa menunggu ada gejala sakit. Terlebih dari luar daerah yang terpapar Covid-19. "Ini adalah bagian dari upaya kita untuk mencegah dan membutuskan mata rantai penularan penularan yang lebih besar,” tandas Bupati Douw. Virus Corona Bukan Dosa, Tapi Wabah Yang Harus diperangi Menurut bupati, virus corona bukanlah suatu dosa, bukan sesuatu yang tercela, tapi wabah yang harus kita perangi secara bersama-sama, secara lolektif.  “Kita tetap harus bersatu dan melakukan tindakan konkrit sesuai dengan peran, minimal ikut mendukung anjuran dan himbauan pemerintah,” tukas Bupati Douw. Dikatakan bupati, kondisi sekarang bukan saatnya saling menyalahkan satu dengan lainnya, namun terpenting adalah bagimana tindakan nyata kita semua dalam memerangi untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di daerah ini.  Untuk itu, bupati mengajak dukungan dari semua pihak, dengan tetap memperhatikan satu tekad, melawan Virus Corona di Nabire dengan melakukan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut. Terkait dengan adanya pasien yang sudah positif Virus Corona, bupati Douw mengimbau masyarakat tidak mencela korban yang terjangkit. Akan tetapi masyarakat diminta tetap memperhatikan bahwa Virus Corona adalah wabah yang harus ditangani bersama.  “Terlebih dari itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan korban yang terserang Virus Corona, dan memohon campur tangan Tuhan atas wabah ini agar segerah berakhir dari Nabire khusnya dan umumnya di tanah Papua. Tetap Waspada, Tapi Jangan Panik  "Jangan panik. Kita meningkatkan antisipasi baik promotif maupun preventif. Saya berharap semua warga dan siapa saja ikuti semua apa yang dianjurkan supaya terhindar dari Virus Corona, tetap jaga diri dan jaga keluarga,” imbuh dupati Douw. Untuk memutus mata rantai penularan, bupati Douw meminta semua pihak terus mendukung upaya-upaya penanganan dan pencegahan yang dilakukan pemerintah dengan inisiatif memeriksa diri ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.  “Jika kita bersatu, melangkah bersama dan memiliki komitmen yang sama, pasti virus corona cepat berlalu dari Nabire. Oleh karena itu, jaga diri, jaga keluarga dan dukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah," pinta bupati douw penuh berharap. (eby)
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
*) Oleh : Akbar Muram Dani, S.IP.*
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
PAW Anggota KPU Deiyai, Dilantik
suroso  Selasa, 22 Maret 2022 23:11
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan