Home Jayapura Kapolda Papua Pastikan Tak Ada Korban Tertembak di Paniai

Kapolda Papua Pastikan Tak Ada Korban Tertembak di Paniai

suroso  Jumat, 12 Juni 2020 8:40 WIT
 Kapolda Papua Pastikan Tak Ada Korban Tertembak di Paniai

JAYAPURA - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memastikan tidak ada warga yang menjadi korban penembakan di Paniai.

"Saya sudah mengecek ke Paniai dan tidak ada warga yang mengalami luka tembak," ucap Irjen Pol Waterpauw kepada ANTARA, Kamis ketika ditanya tentang video viral yang menyatakan korban luka tembak di RSUD Enarotali.

Dijelaskan, dari laporan yang diterima insiden berawal saat salah seorang warga yakni Sarah Yeimo yang berasal dari Kampung Pugo, Rabu (10/6) sekitar pukul 16.30 WIT melintas melewati parit yang ada disamping portal.

Akibatnya Sarah terluka dikaki terkena sisa kawat duri yang ada di parit, sehingga masyarakat marah dan merusak portal yang didirikan untuk membatasi aktivitas masyarakat ditengah pandemik COVID-19.

Melihat aksi massa yang melakukan perusakan para petugas yang berada di posko COVID-19 langsung ke Mapolres Paniai untuk mengamankan diri mereka.

Waterpauw mengatakan, dari laporan yang diterima Kasat Samapta Polres Pania Iptu Harsat Muthalib bersama anggota ke TKP untuk menenangkan masyarakat hingga mereka membubarkan diri.

Sekitar pukul 16.45 WIT sekelompok masyarakat berjumlah sekitar 50 orang kembali datang dan langsung melakukan perusakan terhadap portal dan posko COVID-19 dengan menggunakan kampak dan parang yang menyebabkan portal dan posko rusak berat.

Situasi kembali kondusif setelah aparat keamanan TNI-Polri kembali ke TKP, namun sekitar pukul 17.30 WIT terlihat enam sepeda motor termonitor turun dari sekitar Pugo hingga akhirnya anggota menggeluarkan tembakan peringatan, dan keenam sepeda motor yang penumpangnya nampak membawa panah dan busur tidak jadi ke TKP.

Karena itulah dipastikan tidak ada anggota yang mengalami luka tembak, tegas Waterpauw seraya menambahkan, terkait beredarnya foto korban luka-luka dipastikan seorang terluka akibat terkena pukulan saat merusak portal. (ist) 

suroso  Rabu, 3 Juli 2024 2:43
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kehadiran Guru Rendah
Penulis : Wiantri Viami Amin, S.Pd Tingkat kehadiran guru ke sekolah yang masih rendah merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di Papua terkait mutu guru. Beberapa guru memiliki alasan jarak sekolah dengan kediaman yang jauh dan sepi merupakan salah satu alasan dari kurangnya kehadiran guru.
suroso  Senin, 27 Mei 2024 12:10
Kepala Sekolah Berperan Penting Dalam Penyaluran Bakat dan Minat Siswa
Penulis: Wiantri Viami Amin, S.Pd SEMUA siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Sekolah dan orang tua harus memberikan dukungan penuh kepada siswa. SMA Muhammadiyah Nabire memberikan kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan yang membantu siswa menyalurkan bakat dan minatnya.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan