Home Pemda Nabire DPRD Serahkan ‘Asmara’ Komunitas Peduli Covid-19 ke Bupati

DPRD Serahkan ‘Asmara’ Komunitas Peduli Covid-19 ke Bupati

suroso  Selasa, 7 Juli 2020 8:23 WIT
DPRD Serahkan ‘Asmara’ Komunitas Peduli Covid-19 ke Bupati

NABIRE - Sebagai bentuk upaya menindaklanjuti Aspirasi Masyarakat (Asmara) Komunitas Peduli Covid-19 yang telah disampaikan kepada DPRD Nabire, pada Senin (29/06/2020) pekan lalu tersebut, atas nama lembaga DPRD Nabire, H. Moh. Iskandar selaku Wakil Ketua II DPRD Nabire menyerahkan Asmara tersebut kepada Bupati Nabire, Isaias Douw, di ruang kerjanya.

Senin (06/07/2020) pukul 15.00 WIT guna ditindaklanjuti.  

“Ya baru saja tadi kami menyerahkan aspirasi masyarakat itu, tapi tanggapan pak Bupati sih intinya belum dapat mengizinkan untuk dibukanya pelabuhan laut guna masuknya kapal Pelni,” tutur Iskandar melalui chat WhatsApp kepada Papuapos Nabire, Senin (06/07/20) sore kemarin.

Dikatakan Iskandar, Pemda akan melakukan pelonggaran akses transportasi secara bertahap.

Langkah pertama, kini Pemda sudah membuka akses penerbangan udara dan nanti akan dievalusi untuk hasil dan dampaknya terhadap pembukaan akses penerbangan udara tersebut.

Pelonggaran transportasi secara bertahap, Bandara dulu baru dan dievaluasi hasilnya seperti apa dan dampaknya bagaimana, lalu pelonggaran akses transportasi yang lain akan dipertimbangkan kemudian, tutur Iskandar.

Untuk pelonggaran semua akses transportasi, seperti yang diharapkan oleh semua pihak, Iskandar berujar, butuh koordinasi antara asosiasi para bupati bersama Forkopinda se wilayah adat Meepago.

Tidak bisa Pemda Nabire mengambil keputusan sepihak, karena Nabire merupakan pintu masuk sejumlah kabupaten di wilayah Meepago, sehingga bisa berimplikasi fatal terdapat semua kabupaten di Meepago.

Lanjut Iskandar, tentunya bahwa aspirasi masyarakat tersebut pun akan dipertimbangkan bersama pada rapat koordinasi yang akan digelar pada pertemuan mendatang.

Sehingga untuk sementara Pemda belum bisa memberikan tanggapan pasti terhadap pelonggaran transportasi yang diharapkan oleh semua pihak.

“Saya sampaikan ini berdasarkan tanggapan bupati yang kami terima, hasilnya menunggu kemudian,” sahut Iskandar mengakhiri.(eby)

suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan