Home Pemda Nabire Waktu Pengumuman CPNS Nabire Masih Tanda Tanya

Waktu Pengumuman CPNS Nabire Masih Tanda Tanya

suroso  Rabu, 19 Agustus 2020 9:28 WIT
Waktu Pengumuman CPNS Nabire Masih Tanda Tanya

NABIRE – Tidak sedikit warga maupun peserta tes penerimaan CPNS formasi 2018 Kabupaten Nabire yang mempertanyakan kapan hasil seleksi diumumkan.

Para peserta terkesan semakin tidak bersabar ketika empat kabupaten lain di wilayah Meepago, mulai dari Paniai, Deiyai, Dogiyai dan Intan Jaya telah mengumumkan hasil seleksi.

Namun kapan pengumuman CPNS formasi 2018 untuk Kabupaten Nabire masih tanda tanya.

Alias belum diketahui pasti kapan hari dan tanggal pengumuman.

Ketika persoalan ini ditanyakan kepada Bupati Nabire, Isaias Douw, menjawab, dirinya masih memperjuangkan agar hasil seleksi dengan prosentasi 80 : 20.

Untuk itu dirinya masih memperjuangkan dan mengkoordinasikan dengan pemerintah pusat melalui Kemenpan di Jakarta.

“Kabupaten Nabire adalah kabupaten dengan 98 kerukunan, suku dan paguyuban.

Jadi Nabire bisa dikatakan sebagai Indonesia kecil, karena penduduknya yang majemuk.

Saat sebelum pengumuman, kesepakatan dengan pemerintah pusat dalam hal ini Menpan prosentasinya 80 : 20 dan juga pelaksanaan tes secara offline.

Ternyata yang terjadi tesnya online dan kami di Nabire bukan 80 : 20 tapi 70 : 30.

Akhirnya kami minta kepada pemerintah pusat dalam hal ini Menpan agar hak orang Papua dikembalikan yaitu 10 persen jadi 80 : 20,” tuturnya.

Dikatakan kembali bupati, penduduk di Kabupaten Nabire ini majemuk dan dua suku besar dari pesisir dan pegunungan ini juga harus dilihat dan juga semua suku yang ada di Nabire.

Sehingga pemerintah Kabupaten Nabire berkonsultasi ke Menpan, sehingga dalam waktu dekat adakan diumumkan bersamaan dengan beberapa kabupaten dan Provinsi Papua Barat.

Disinggung empat kabupaten di Meepago sudah diumumkan sedangkan Nabire belum, kata Bupati Isaias, kabupaten lain di Meepago seeprti Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya tidak sama dengan Nabire.

Nabire ini Indonesia kecil, jadi seperti di Dogiyai, Deiyai dan Paniai itu masyarakat sendiri sehingga bisa saja hasilnya mayoritas 100 persen karena putra daerah sendiri.

Sedangkan Nabire itu 60 persen Papua pendatang dan Nabire ini sentral sehingga tidak bisa sembarang dalam mengambil keputusan.

“Jadi semuanya akan dilihat, masalah situasi dan kondisi di daerah, masa-masa sekarang kondisi apa, semua dipertimbangkan supaya jangan jadi masalah.

Dan jangan disamakan dengan daerah-daerah lain,” tuturnya.

“Karena ini masa terakhir untuk kenang-kenangan masyarakat saya di Kabupaten Nabire,” tambahnya.

Ditanya lagi kapan akan diumumkan, jawab bupati, tergantung hasil koordinasi dengan Menpan di Jakarta.

Dalam waktu dekat, kata Bupati Isaias, dirinya akan dipanggil oleh Menpan untuk mengkoordinasikan prosentasi 80 : 20.

“Kemarin ke Jakarta tunggu waktu jadwal untuk bisa bertemu dengan Menpan untuk berkoordinasi, tapi karena perayaan HUT RI saya kembali.

Tapi dalam waktu dekat Menpan akan panggil saya untuk kordinasi tengang 80 : 20.

Sebelumnya waktu saya berangkat belum ketemu,” ujarnya. (ros/ist)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Rabu, 19 Januari 2022 4:54
Menata Kabupaten Deiyai yang Lebih Baik
Kita sebagai warga Kabupaten Deiyai yang berpiir rasional dan ebyektif, kita semua pasti sepakat mengani tiga hal, yakni (1) Kita sedang mengalami krisis kepemimpinan dalam politik dan pemerintahan,

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan