Home Dogiyai Masyarakat Meuwodide Papua Harus Sejahtera dari Hasil Hutannya

Masyarakat Meuwodide Papua Harus Sejahtera dari Hasil Hutannya

suroso  Rabu, 13 Januari 2021 6:14 WIT
Masyarakat Meuwodide Papua Harus Sejahtera dari Hasil Hutannya

DOGIYAI - Melalui innovasi dalam proses pembangunan yang sedang berlangsung tentunya warga masyarakat dan anak cucu nanti, sejak awal mengantisipasi perkembangan Iptek tahun 2021 kiranya dapat meningkatkan  mutu kerja dan kehidupan masyarakat dalam presfektif ekonomi sosial dan budaya.

  Dikutip pernyataan Kepala Dinas Kehutanan dan Konservasi Papua, Yan Orwuseray dalam kegiatan sosialisasi kemarin, mengharapkan pemerintah daerah kabupaten mesti mendukung penuh dan mensukseskan visi misi Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP.,MH dan Wakil Gubernur Papua Klemes Tinal, SE.,MM, Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera. Melalui bidang tugas instansi teknis, warga masyarakat Papua, pemilik hak ulayatnya harus mampu sejahtera dari hasil hutannya.

Orang senior berpangkat tinggi, orientasinya berpihak kepada masyarakat setempat.

Dikemukakan Melkias Iyowau, S.Hut, dalam sosialisasi di tiga kabupaten Dogiyai, Deiyai dan Paniai, bersama dinas kehutanan dan lingkungan hidup provinsi melalui dinas bersangkutan berani menyusun sejumlah program keberpihakan kepada masyarakat, untuk mensejahterakan masyarakat di tiga kabupaten tersebut khususnya dan Papua umumnya, dari sisi hutan  Iyowau kepada media ini mengatakan, mereka memiliki kekayaan hutan yang  sangat luar biasa, tak boleh kita menjadi miskin diatas kekayaan kita, tentunya di abad 21 ini dari sisi presfektif ekonomi, sosial dan budaya, diterjemahankan kita harus bangkit dari ketertinggalan kita dari hasil hutan kita.

Gubernur mau masyarakat Papua harus bangkit dan mandiri, maka itu  Gubenur Papua dan Wakil Gubernur Papua beranikan diri untuk mengeluarkan ijin usaha pemanfaatan hasil hutan.

  “Hutan alam maupun hutan tanaman yang tidak aktif lagi itu, area mereka yang dikembalikan kepada masyarakat.

Memberikan ruang bagi masyarakat adat, pemerintah daerah dan masyarakat mengelolanya.

Hal itu mesti dipahami pejabat di daerah,” ujar Melkias Iyowau.(don)

suroso  Kamis, 23 Nopember 2023 23:29
Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa
Dunia oh dunia, mungkin itu yang banyak dibahas oleh banyak Guru dan Ustadz ketika mengisi materi baik pembelajaran dikelas ataupun ketika dimajelis. Dunia memang terkenal sangat hijau, kenapa dibilang sangat hijau? Dikarenakan dunia itu sangat nikmat dan sangat menggiurkan bagi para manusia yang mengejar kenikmatan dunia.
suroso  Kamis, 3 Agustus 2023 0:39
Mafia Tanah Adat di Papua Harus Dilawan
Masyarakat adat telah hidup pada wilayah adatnya masing masing sejak leluhur tanpa saling mengganggu, pada waktu lalu upaya upaya penguasaan kadang berakhir dengan konflik fisik, namun harus diakui juga terjadi juga migrasi dari satu wilayah adat ke wilayah adat lain, karena konflik dalam keluarga atau saat perang hongi.dll.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan