Home Papua Tengah Longsor Bayabiru Telan Korban Jiwa 4 Warga

Longsor Bayabiru Telan Korban Jiwa 4 Warga

suroso  Senin, 5 April 2021 9:54 WIT
Longsor Bayabiru Telan Korban Jiwa 4 Warga

PANIAI- Intensitas hujan tinggi belakangan ini berimbas terjadinya tanah longsor hingga memakan korban jiwa 4 warga setempat. Kerugian materiil juga dialami warga di Kampung Sion, Distrik Bayabiru, Kabupaten Paniai, Kamis, (01/04/21) pukul 04:50 waktu setempat.

Tifacendrawasih.com melangsir 4 warga korban tanah longsor yang tidak bernyawa diantaranya, Mus Wenda (38 tahun), Yandi Wenda (27 tahun), Nus Penggu (26 tahun), dan Lince Kogoya (31 tahun). Sedangkan Yome Kogoya (29 tahun) masih dalam proses pencarian.

Tak hanya jatuh korban jiwa 4 orang, namun kerugian materil pun dialami warga. Diantaranya berupa 4 unit rumah rusak, dan 2 unit rumah hancur berat karena tertimpah tanah longsor.

Kapolres Paniai, AKBP. Naomi Giay membenarkan adanya musibah tanah longsor tersebut.

“Atas kejadian bencana tanah longsor yang terjadi pagi tadi, kita semua ikut prihatin dan turut berduka cita,” tutur Naomi.

Dikatakan Naomi, pihaknya sudah memerintahkan anggota Kepolisian Polsubsektor Bayabiru agar segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna bersinergi dengan masyarakat setempat untuk melakukan upaya semaksimal mungkin dalam mencari korban yang belum ditemukan.

Kata Naomi, jarak jauh dan kondisi jalan yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki, anggota Polsubsektor bersama warga tiba di TKP pada pukul 08.00 WIT dan langsung melakukan pencarian korban tanah longsor tersebut.

Diakui Naomi, kejadian tersebut mengakibatkan korban jiwa dan kerugian material.

“Kami dari kepolisian menghibau kepada seluruh masyarakat di Distrik Bayabiru untuk selalu waspada dengan adanya kondisi curah hujan yang cukup tinggi, yang bisa berdampak longsor ataupun banjir di wilayah tersebut,” imbuh Naomi.

Agar diketahui wilayah tersebut belum memiliki jalur transportasi darat, dan hanya bisa dijangkau dengan menggunakan transportasi Helikopter dengan jarak tempu 30 menit atau 1 Jam (PP) dari kota Nabire, Kabupaten Nabire, dan 15 menit atau 30 menit (PP) dari kota Enarotali Kabupaten Paniai. (eby)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Rabu, 19 Januari 2022 4:54
Menata Kabupaten Deiyai yang Lebih Baik
Kita sebagai warga Kabupaten Deiyai yang berpiir rasional dan ebyektif, kita semua pasti sepakat mengani tiga hal, yakni (1) Kita sedang mengalami krisis kepemimpinan dalam politik dan pemerintahan,

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan