Home Pemda Deiyai Kondisi Aula Serbaguna Sudah Mulai Lapuk

Kondisi Aula Serbaguna Sudah Mulai Lapuk

suroso  Senin, 26 April 2021 6:8 WIT
Kondisi Aula Serbaguna Sudah Mulai Lapuk

DEIYAI – Aula serbaguna milik Pemerintah Kabupaten Deiyai yang telah dibangun sejak kepemimpinan Bupati Karateker, Blasius Pakage, terhenti dipertengahan bangunannya. Sehingga kondisi bangunannya sudah mulai lapuk. 

Pembangunan gedung serbaguna yang terletak di Tigido, Waghete, selama massa kepemimpinan bupati devinitif perode pertama, hingga saat ini, bupati devinitif periode kedua, masih belum juga dilanjutkan pekerjaannya. 

Kondisi bangunan gedung serbaguna yang sudah tidak layak, karena kondisi semen dan batu tela pada dinding bangunan, terlihat sudah lapuk, lumut-lumut, hancur jatuh–jatuh. Hingga saat ini, masih belum juga perhatian untuk melanjutkan pembangunan gedung serbaguna itu. Tidak tahu kapan akan bisa dilanjutkan pekerjaan pembangunan gedung serbaguna itu, berpulang kepada pemerintah daerah.  

Melihat kondisi bangunan gedung serbaguna yang sudah runtuh-runtuh,  salah seorang tokoh pemuda Deiyai, Domin B, menuturkan, gedung serbaguna  sudah dibangun dengan ukuran yang cukup besar, halaman yang cukup luas, tempat yang strategis, kapasitasnya gedung bisa menampung banyak orang, jumlahnya bisa mencapai 500 orang lebih. Tetapi sayangnya pembangunan gedung serbaguna tersebut, terhenti dipertengahaan pekerjaan pembangunan.  Hingga saat ini, pemerintah daerah belum melihat kondisi bangunan gedung serbaguna untuk melanjutkan pekerjaan pembangunannya. 

“Gedung serbaguna ini sebagai tempat pelaksanaan berbagai jenis kegiatan dari pemerintah daerah, sehingga kehadiran gedung serbaguna ini sangat bermanfaat. Dan juga gedung serbaguna ini merupakan salah satu asset pemerintah daerah dalam menunjang pelaksanaan berbagai jenis kegiatan pemerintah daerah. Tetapi tidak tahu, terkandas. Apakah karena dana kurang, apakah karena bermasalah dengan lokasi, atau tidak diprogramkan lanjutan pekerjaan, tidak tahu alasan terkandasnya pekerjaan pembangunan gedung serbaguna ini,” katanya.

Dikatakan, mengingat pentingnya fungsi aula serbaguna, sehingga sejak Bupati Karateker, Blasius Pakage, telah dibangun gedung aula serbaguna untuk memperlancar pelaksanaan semua kegiatan pemerintah daerah. Selain itu, ula serbaguna merupakan salah satu tempat yang layak pelaksanaan berbagai jenis kegiatan dari sejumlah OPD maupun dari mana saja.  Dan aula juga merupakan salah satu sarana penunjang dalam melaksanakan berbagai jenis kegiatan. Karena, menurutnya, jika tidak ada aula, akan mengalami kesulitan tempat untuk melaksanakan berbagai jenis kegiatan dari pemerintah daerah.  Maka sangat penting bangun gedung serbaguna tersebut.  

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan kepada pemerintah daerah dapat melanjutkan pekerjaan pembangunan aula serbaguna yang kondisi bangunan lapuk-lapuk itu.  Setelah dibangun selesai gedung serbaguna tersebut, pemerintah daerah dapat melaksanakan berbagai jenis kegiatan dari OPD di gedung serbaguna yang dibangun tersebut.      

“Selama ini, ketika ada kegiatan, selalu dilakukan di aula DPRD.  Tetapi kalau pembangunan gedung serbaguna disetapetkan pekerjaan pembangunannya hingga selesai, pemerintah dapat laksanakan kegiatan di temapt yang layak,” katanya. (hbb)

suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
*) Oleh : Akbar Muram Dani, S.IP.*
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Populer

Menuju sdm Pemilu Yang Tangguh
suroso  Kamis, 17 Maret 2022 22:52
Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53
PAW Anggota KPU Deiyai, Dilantik
suroso  Selasa, 22 Maret 2022 23:11
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan