Home Berita Pilkada KPU Gelar Rakor Pembentukan KPPS dan Petugas Ketertiban TPS

KPU Gelar Rakor Pembentukan KPPS dan Petugas Ketertiban TPS

suroso  Selasa, 8 Juni 2021 16:44 WIT
KPU Gelar Rakor Pembentukan KPPS dan Petugas Ketertiban TPS

NABIRE – KPU Nabire menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan pembentukan KPPS dan petugas ketertiban di TPS, Jumat (4/6/21) pekan lalu. Rapat dipimpin Ketua KPU Nabire, Wihelmus Degey, S.Kom., didampingi Komisioner KPU Nabire, Daniel Denny Merin, A.Md.Kep., Nelius Agapa, S.T., dan Plt. Sekertaris KPU Nabire, Rudi Lati, S.Sos.

Rakor turut dihadiri Kasat Pol PP Nabire, Kompol Stev L. Pasen, dan seluruh Ketua PPD se-Kabupaten Nabire.

Ketua KPU Nabire menegaskan agar semua Ketua PPD saling membantu, agar PSU dapat berjalan dengan baik. Dirinya juga mengharapkan agar perekrutan KPPS nantinya adalah warga yang berdomisili di daerahnya. Dirinya mewanti-wanti jangan sampai terjadi ada orang yang ditunjuk menjadi KPPS bukan warga di daerah tersebut.

Dirinya juga menuturkan, untuk anggota Linmas agar dilakukan perekrutan ulang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai ada dari mereka yang sudah meninggal atau sudah tidak tinggal di daerah tersebut masih menjadi anggota Linmas.

“Sebelum mengajukan nama-nama petugas ketertiban, agar menyeleksi terlebih dahulu dan tidak memihak dan independen, mampu melaksanakan tugas dengan baik, dapat melaksanakan tugas sampai berakhirnya masa kerja,” harapnya. 

Sementara itu, Kasat Pol PP Nabire, Kompol Stev L. Pasen, mengatakan jika Satpol PP akan turun langsung ke lapangan untuk menyeleksi warga yang ingin menjadi Linmas. Kata dia, data Linmas Kabupaten Nabire yang ada sekarang, masih terdapat yang sudah meninggal dan masih terdata sebagai anggota Linmas.

“Kita harapkan data Linmas yang kita dapat di lapangan sesuai dan tidak lagi hanya ada nama tapi orangnya tidak ada. Anggota Linmas yang ditetapkan nantinya akan mendapatkan SK Bupati Nabire,” tuturnya. 

Pada kesempatan itu juga sempat dijelaskan soal proses tata cara pembentukan KPPS dan petugas ketertiban di TPS. Jadwal pembentukan dan masa kerja KKPS, dengan jadwal pembentukan mulai tanggal 1 Juni sampai dengan Juli 2021. Dengan masa Kerja KPPS mulai tanggal 5 Juli sampai dengan 5 Agustus 2021.

Proses penerimaan calon anggota KPPS dilakukan dalam sejumlah tahapan. Pertama, KPU mengumumkan pendaftaran KPPS melalui papan pengumuman dan laman KPU, media sosial KPU, kantor distrik dan kantor kelurahan/kampung selama 6 hari (tanggal 04 Juni s/d 9 Juni 2021).

Kedua, PPS menerima berkas pendaftaran selama 7 hari (tanggal 10 s/d 16 Juni 2021).

Ketiga, PPS melakukan penelitian terhadap dokumen persyaratan calon anggota KPPS selama 7 hari (16 s/d 22 Juni 2021).

Keempat, PPS mengumumkan hasil penelitian selama 7 hari (tanggal 23 s/d 29 Juni 2021) untuk mendapatkan tanggapan masyarakat.

Kelima, PPS melakukan klarifikasi terhadap tanggapan masyarakat selama 6 hari (tanggal 25 s/d 30 Juni 2021).

Keenam, PPS mengumumkan hadil Klarifikasi selama 3 hari (tanggal 01 s/d 03 Juli 2021).

Ketujuh, PPS menyampaikan hasil seleksi kepada KPU Nabire melalui PPD selama 2 hari (tanggal 04 s/d 05 Juli 2021)

Kedelapan, KPU Nabire mengumkan anggota KPPD terpilih pada papan pengumuman, media sosial KPU, laman KPU, kantor distrik, kantor kelurahan/kampung.

Kesembilan, penetepan anggota KPPS oleh PPS atas nama ketua KPU Kabupaten Nabire (tanggal 05 s/d 06 Juli 2021).

Kesepuluh, jika dalam masa pendaftaran tidak ada atau tidak memenuhi ketentuan jumlah yang dibutuhkan, maka KPU Kabupaten Bekerjasama dengan Perguruan Tinggi, Lembaga Pendidikan atau Lembaga Profesi untuk Rekrutmen Anggota KPPS yang dilaksanakan 6 hari sebelum masa pembentukan berakhir, KPU menyampaikan nama-nama calong anggota KPPS yang diusulkan oleh lembaga tersebut dan menyampaikan kepafa PPS untuk diverifikasi dalam memastikan calon anggota KPPS memenuhi syarat.

Kesebelas, KPU mengumumkan nama-nama anggota KPPS berdasarkan hasil koordinasi seluruh proses dilakukan dalam tahapan pembentukan KPPS. 

Sementara itu, untuk pembentukan petugas ketertiban TPS (Linmas), juga ada sejumlah tapahan. Pertama, PPS mengajukan jumlah kebutuhan 2 orang tiap TPS dan nama-nama petugas ketertiban yang berasal dari Satuan Ketahanan Sipil atau Perlindungan Masyarakat Kepada KPU Nabire Melalui PPD.

Kedua, sebelum mengajukan nama-nama petugas ketertiban PPS menyeleksi petugas ketertiban : tidak memihak dan independen, mampu melaksanakan tugas dengan baik, dan dapat melaksanakan tugas sampai berakhirnya masa kerja.

Ketiga, KPU menyampaikan usulan kebutuhan dan nama-nama petugas kepada Bupati Nabire.

Keempat, KPU menyampaikan nama-nama petugas ketertiban dari bupati kepada PPS melalui PPD.

Kelima, KPPS menetapkan petugas ketertiban TPS atas nama ketua KPU Kabupaten Nabire.

Keenam, masa kerja petugas ketertiban sama dengan mada kerja KPPS. 

Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati dalam perekrutan KPPS dan petugas ketertiban (Linmas) adalah orang baru dan tidak boleh merekrut dari KPPS dan Linmas yang lama pada saat pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020, selain syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh peserta seleksi. 

Pada akhir rapat koordinasi KPU Nabire menyerahkan DPS PSU Pilkada Nabire tahun 2020 kepada PPD untuk diteruskan kepada PPS agar dipublikasikan kepada masyarakat di wilayah kerjanya sesuai dengan petunjuk dan regulasi yang ada. (ros/ist)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Selasa, 7 Desember 2021 8:1
Pentingnya Data Dalam Proses Pembangunan Daerah
DATA menjadi bagian terpenting dalam kehidupan sehari-hari. Dari adanya data, seseorang dapat mengetahui beberapa informasi yang diinginkan. Seperti halnya dalam proses melaksanakan pembangunan. Pembangunan akan berjalan baik apabila didasari dengan ketersediaan data yang benar dan up-to-date. Data sendiri memiliki artian yakni sekumpulan informasi dari suatu hal yang diperoleh melalui pengamatan atau juga pencarian kesumber-sumber tertentu.

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan