Home Pemda Deiyai Berdasarkan TMT SK CPNS, Para Pegawai Tanyakan ULP ke BPKAD

Berdasarkan TMT SK CPNS, Para Pegawai Tanyakan ULP ke BPKAD

suroso  Kamis, 17 Juni 2021 6:23 WIT
Berdasarkan TMT SK CPNS, Para Pegawai Tanyakan ULP ke BPKAD

DEIYAI – Sebanyak 473 orang CPNS formasi tahun 2018 menanyakan Uang Lauk Pauk (ULP) ke Kantor BPKAD Deiyai di Tigido, Waghete. Alasan para CPNS, tanggal penerbitan SK CPNS menjadi dasar, karena penulisan tanggal TMT dalam SK CPNS bukan bulan April tetapi di bawah bulan April 2021.  Sehingga perhitungan untuk terima ULP, bisa terima ULP bersama dengan para ASN di Deiyai.  Namun para CPNS tidak menerima ULP bersama ASN lainnya di Deiyai, sehingga mereka mempertanyakan ke Kantor BPKAD Deiyai.  

“Kami tanyakan ke Kantor BPKAD karena berdasarkan tanggal TMT dalam SK CPNS.  Menurut kami, berdasarkan tanggal TMT dalam SK CPNS, layak untuk terima ULP bersama ASN lainnya. Maka kami tanyakan ULP bagi para CPNS mana ? Karena para ASN sudah terima ULP untuk triwulan pertamanya maka kami CPNS juga tanyakan untuk porsi ULP bagi CPNS,” kata salah satu CPNS kepada media ini, kemarin.

Lanjutnya, saat mempertanyakan soal ULP bagi CPNS, berkeinginan untuk bisa betemu langsung dengan Kepala BPKAD Deiyai. Hanya saja, yang bersangkutan tidak ada. Sehingga para CPNS langsung lakukan aksi pemalangan pintu Kantor BPKAD, pada beberapa hari lalu di Tigido, Waghete. Agar dapat segera ada reaksi untuk dapat menanggapi tuntutan para CPNS soal ULP tersebut.     

“Sementara ini kami sedang menunggu informasi soal ULP bagi CPNS. Jika belum ada informasi, kami akan kembali ketemu ke BPKAD lagi untuk kembali tanyakan kejelasan informasi lebih lanjut lagi,” ujarnya.

Para CPNS juga berharap, BPKAD dapat segera memberikan informasi lebih jelas. Agar para CPNS juga merasa puas dan tidak perlu lagi mempertanyakan hal ini.

“Kami harap beberapa hari kedepan pihak BPKAD dapat memberikan informasi yang jelas soal ULP bagi CPNS.  Agar selanjutnya tidak perlu lagi datangi BPKAD untuk tanyakan ULP,” tambahnya. (hbb) 

suroso  Senin, 27 Juni 2022 0:2
Tindakan Kepolisian : SAKSI DIDUGA DIJADIKAN TERSANGKA TANPA CUKUP ALAT BUKTI (Studi Kasus Pengeroyokan, salah penanganan).
Dalam penegakan hukum positif di Indonesia terhadap berbagai kasus yang terjadi dari segi penanganan kasus tidak mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku yang berlaku dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
suroso  Senin, 7 Februari 2022 0:41
Apa Itu Tinea Imbrikata atau Kaskado ?
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemui orang-orang atau bahkan diri kita sendiri yang pernah mengeluhkan gatal-gatal terutama di badan. Tetapi dapat juga terjadi pada leher,tangan, kaki ataupun di tempat lainnya. Keluhan gatal tersebut berlangsung lama, berulang, makin gatal bila berkeringat, diobati tapi tak kunjung sembuh hingga sangat mengganggu tidur. Gatal-gatal pada badan sering di sebabkan oleh infeksi jamur. Salah satu penyakit infeksi jamur pada badan yang sering adalah Tinea Imbrikata atau masyarakat di Papua lebih mengenalnya dengan sebutan Kaskado.

Hahae

Tatindis Drem Minyak
suroso  Sabtu, 16 April 2022 3:53

Pace satu dia kerja di Pertamina. Satu kali pace dia dapat tindis deengan drem minyak. Dong bawa lari pace ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dokter, pace pu kaki patah.

Setelah sembuh, pace minta berhenti kerja di Pertamina.

Waktu pace ko jalan-jalan sore di kompleks, pace ketemu kaleng sarden. Dengan emosi pace tendang kaleng itu sambil batariak "Kamu-kamu ini yang nanti besar jadi drem." 

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan