Home Berita Pilkada KPU Nabire Ukir Sejarah

KPU Nabire Ukir Sejarah

suroso  Senin, 28 Juni 2021 4:43 WIT
 KPU Nabire Ukir Sejarah

NABIRE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nabire mengukir sejarah dengan mengurangi puluhan pemilih di Kabupaten Nabire saat menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020. Karena, KPU Nabire berhasil memangkas puluhan DPT dari jumlah DPT sebelumnya, sebanyak 178.545 dan Data pemilihan potensial (DP4) per Juni 2020 dari Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diakui Mahkamah Konstitusi (MK) saat memutuskan sengketa Pilkada Nabire dan memutuskan untuk melakukan pemungutan suara ulang untuk seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Nabire, dengan data DPT sebanyak 115.141.

Saat penetapan pemilih dalam pelaksanaan PSU di Kabupaten Nabire, medio Juli mendatang, KPU Nabire menetapkan DPT sebanyak 85.983.

KPU Nabire dikatakan mengukir sejarah karena, setelah melaksanakan coklit pemilih untuk PSU telah berhasil mengurangi 29 ribu lebih pemilih potensial (DP4) dari Dirjen Dukcapil Kemendagri yang diakui dan disebutkan di dalam amar putusan MK yang memutuskan untuk melakukan pemungutan suara ulang. Berkurangnya pemilih dalam PSU Pilkada Nabire, apabila disandingkan dengan DPT saat Pemilu dan Pilpres lalu, jumlahnya DPT yang berkurang malah lebih dari 50.000.

Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire, Sambena Inggeruhi menilai penetapan DPT oleh KPU akan menjadi peluang bagi kandidat peserta PSU yang kalah untuk menggugat.

Anggota legislatif ini menilai, akan timbul gejolak saat pemungutan suara ketika warga yang memiliki e KTP Kabupaten Nabire tetapi namanya tidak terdaftar di dalam DPT. Karena, pemilik KTP tersebut berhak memberikan suaranya saat PSU tetapi tidak terdaftar sebagai pemilih.

Wakil Ketua II DPRD Nabire, H. Mohammad Iskandar saat ditanyai hanya menuturkan, dirinya tidak tahu mengapa terjadi demikian, penuruna jumlah DPT dari DP4 dari Dirjen Dukcapil semester pertama tahun 2020. Oleh sebab itu, mau mendengar langsung dari KPU saat pertemuan antara KPU-Bawaslu dan perwakilan lima distrik bersama DPRD Nabire.

DPRD akan Mediasi Warga 5 Distrik dengan KPU-Bawaslu 

Penetapan DPT oleh KPU Nabire disambut aksi protes oleh warga dari lima distrik yang merasa dirugikan. Perwakilan dari lima distrik yakni tiga distrik di bagian darat dan dua distrik dari pesisir bagian Barat Nabire melakukan aksi damai ke DPRD, Jumat pekan lalu.

Untuk menanggapi aksi tersebut, DPRD Nabire mengundang KPU dan Bawaslu untuk menjelaskannya kepada masyarakat yang dimediasi oleh wakil rakyat Nabire.

Wakil Ketua II DPRD Nabire, H Mohammad Iskandar di ruang kerjanya, Kamis (24/6) mengatakan pihaknya mengundang KPU dan Bawaslu Nabire untuk menjelaskan penurunan jumlah DPT saat penetapan DPT sebagai pemilih PSU Pilkada Nabire.

Iskandar mengungkapkan, Ketua KPU menjawab undangan DPRD dengan jawaban tertulis kepada pimpinan dewan. Tetapi, bukan seperti itu yang dimaksud dewan. DPRD mengundang KPU dan Bawaslu Nabire untuk mendengar langsung penjelasannya kepada masyarakat dan anggota dewan. Bukan dijawab secara tertulis, tetapi mau dengar langsung dari KPU dan Bawaslu Nabire. (ans)

suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Suara dari Kedalaman Jiwa
Dia mengakhiri sambutannya dengan penggalan kalimat : Selamat datang di Papua selamat bertanding. Tuhan berserta kita semua. Torang bisa. Wa wa wa. Hanya enam menit dia pidato sambutan Selamat Datang atas nama Gubernur Papua.
suroso  Selasa, 7 Desember 2021 8:1
Pentingnya Data Dalam Proses Pembangunan Daerah
DATA menjadi bagian terpenting dalam kehidupan sehari-hari. Dari adanya data, seseorang dapat mengetahui beberapa informasi yang diinginkan. Seperti halnya dalam proses melaksanakan pembangunan. Pembangunan akan berjalan baik apabila didasari dengan ketersediaan data yang benar dan up-to-date. Data sendiri memiliki artian yakni sekumpulan informasi dari suatu hal yang diperoleh melalui pengamatan atau juga pencarian kesumber-sumber tertentu.

Hahae

Tanah milik KODIM dan POLRES
suroso  Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Suara dari Kedalaman Jiwa
suroso  Minggu, 10 Oktober 2021 2:8
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan