Robert Francis Prevost Terpilih Menjadi Paus

VATIKAN - Kardinal Robert Francis Prevost terpilih menjadi pemimpin Gereja Katolik baru menggantikan Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada 21 April lalu. Kardinal Robert Francis Prevost berasal dari Amerika Serikat dengan nama kepausan Paus Leo XIV. Kardinal Prevost terpilih menjadi Paus Leo XIV setelah proses pemilihan Paus baru (conclave) berlangsung tiga putaran sejak Rabu (7/5/25).
Profil Robert Francis Prevost
Paus Leo XIV lahir 14 September 1955 dengan nama Robert Francis Prevost. Paus Leo XIV adalah kepala Gereja Katolik dan pemimpin berdaulat Negara Kota Vatikan sejak 8 Mei 2025. Ia merupakan orang Amerika Utara pertama yang terpilih sebagai Paus, serta Paus pertama yang berasal dari dunia berbahasa Inggris sejak Paus Adrianus IV. Ia juga merupakan paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat dan Peru. Ia menjadi paus Ordo Santo Agustinus yang ketujuh, dan yang pertama sejak Paus Eugenius IV (meninggal dunia tahun 1447).
Lahir di Chicago, Prevost menghabiskan awal kariernya di sana dengan berkarya untuk Ordo Santo Agustinus (Augustinian). Ia melayani di Peru sejak tahun 1985 hingga 1986 dan sejak tahun 1988 hingga 1998 sebagai pastor paroki, pejabat keuskupan, pengajar seminari, dan administrator. Ia kemudian kembali ke Amerika Serikat dan menjabat sebagai pemimpin umum Ordo Santo Agustinus dari tahun 2001 hingga 2013. Ia menjabat sebagai Administrator Apostolik (2014–2015) lalu sebagai Uskup Chiclayo di Peru dari tahun 2015 hingga 2023. Ia diangkat menjadi kardinal pada tahun 2023 oleh Paus Fransiskus. Ia kemudian ditunjuk sebagai prefek Dikasteri untuk Para Uskup, sebuah posisi strategis dalam Gereja Katolik, dan presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin pada tahun 2023.
Setelah Paus Fransiskus meninggal dunia pada 21 April 2025, Konklaf Kepausan 2025 memilih Leo XIV sebagai pengganti Fransiskus pada 8 Mei 2025.
Keuskupan Chiclayo (2014–2023)
Pada tanggal 3 November 2014, Paus Fransiskus menunjuk Prevost sebagai administrator apostolik Keuskupan Chiclayo di Peru dan memberi gelar uskup tituler Sufar. Ia ditahbiskan menjadi uskup pada tanggal 12 Desember 2014, di Katedral Santa Maria di Chiclayo. Nuncio Apostolik untuk Peru, Uskup Agung James Patrick Green bertindak sebagai Uskup Penahbis Utama, dengan didampingi Uskup Emeritus Chiclayo Jesús Moliné Labarte dan Uskup Agung Ayacucho o Huamanga Salvador Piñeiro García-Calderón.
Pada 26 September 2015, Paus Fransiskus mengangkat Prevost sebagai Uskup Chiclayo. Prevost menjadi warga negara Peru pada tahun 2015. (ist)
Bagikan artikel ini



